Wabup Asep Sopari Ajak Semua Pihak Bergerak Serempak Tekan Angka Stunting di Tasikmalaya

INILAHTASIK.COM | Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi memimpin rapat koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di ruang rapat wakil bupati pada Kamis 8 Oktober 2025, sebagai bagian dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dalam menekan angka stunting di daerah.

Dalam arahannya, Asep Sopari menegaskan bahwa persoalan stunting bukan semata urusan kesehatan, tetapi juga menyangkut kualitas sumber daya manusia dan masa depan pembangunan daerah. Karena itu, ia meminta agar seluruh perangkat daerah, lembaga vertikal, serta mitra pembangunan memperkuat kolaborasi lintas sektor.

“Stunting bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga masalah pembangunan yang harus menjadi perhatian kita bersama. Semua pihak, mulai dari dinas kesehatan, pendidikan, sosial, hingga perangkat desa, harus bergerak serempak,” ujar Asep Sopari.

Rapat tersebut membahas sejumlah strategi konkret yang akan dijalankan di tingkat kabupaten hingga desa. Di antaranya peningkatan edukasi gizi bagi ibu hamil dan balita, penguatan pemantauan tumbuh kembang anak, serta penyediaan akses air bersih dan sanitasi layak bagi masyarakat di wilayah rawan stunting.

Selain itu, Wakil Bupati juga menyoroti pentingnya peran kader posyandu, bidan desa, dan tenaga penyuluh lapangan dalam mengawal program intervensi gizi spesifik maupun sensitif agar berjalan tepat sasaran. Ia meminta agar setiap instansi melaksanakan evaluasi berkala dan melaporkan perkembangan capaian ke TPPS Kabupaten.

“Jangan sampai program hanya sebatas formalitas. Kita harus pastikan bahwa setiap kegiatan memberi dampak nyata bagi keluarga yang memiliki anak berisiko stunting,” tegasnya.

Asep Sopari juga mendorong pemerintah kecamatan dan desa untuk memperkuat komitmen anggaran dan kebijakan lokal yang berpihak pada peningkatan gizi masyarakat. Ia menilai, keberhasilan penurunan stunting tidak lepas dari dukungan lintas level pemerintahan dan partisipasi aktif masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dalam mendukung program nasional percepatan penurunan stunting, sejalan dengan target pemerintah pusat untuk menekan prevalensi stunting di bawah 14 persen pada tahun 2024.

Dengan kerja sama yang solid, Pemkab Tasikmalaya berharap dapat melahirkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing, sebagai pondasi utama pembangunan daerah di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *