Cegah Anemia, Wabup Tasikmalaya Turun Langsung Beri Tablet Tambah Darah ke Siswi SMP

INILAHTASIK.COM | Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan kesehatan remaja putri dengan menggencarkan Gerakan Nasional Aksi Bergizi. Wakil Bupati, Asep Sopari Al Ayubi, terjun langsung ke SMPN 1 Bojongasih untuk memberikan bantuan simbolis Tablet Tambah Darah (TTD), menandai langkah proaktif pemerintah daerah dalam memerangi anemia di kalangan pelajar.

Asep Sopari, menekankan bahwa pemberian TTD bukan hanya sekadar kegiatan seremonial. Lebih dari itu, ini adalah bagian dari upaya komprehensif dalam meningkatkan status gizi remaja, yang diharapkan dapat meningkatkan daya konsentrasi belajar dan menghasilkan generasi muda Kabupaten Tasikmalaya yang sehat, cerdas, dan produktif.

“Remaja putri adalah calon ibu bangsa yang memiliki risiko tinggi terkena anemia. Kondisi ini dapat menghambat tumbuh kembang mereka dan mempengaruhi kesiapan mereka di masa depan,” ujar Asep Sopari. 

Ia menambahkan bahwa pemberian TTD secara rutin adalah investasi penting untuk memastikan remaja putri memiliki kesehatan fisik yang prima dan kemampuan belajar yang optimal.

Lebih lanjut, Asep Sopari menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya pencegahan anemia. Sinergi antara Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, pihak sekolah (termasuk guru dan Unit Kesehatan Sekolah/UKS), serta fasilitas kesehatan seperti puskesmas, menjadi kunci keberhasilan program ini.

“Kami akan memastikan bahwa program pencegahan anemia ini berjalan optimal di seluruh wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk melindungi generasi muda dari ancaman anemia yang seringkali terabaikan,” tegasnya.

Pihaknya juga mengajak seluruh sekolah dan orang tua untuk aktif mendukung pemberian TTD secara teratur kepada siswi. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswi SMPN 1 Bojongasih dapat menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan reproduksi dan gizi. 

Dengan langkah konkret seperti ini, Pemkab Tasikmalaya berharap dapat menekan angka anemia di kalangan remaja putri, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *