INILAHTASIK.COM | Yayasan Padi Nusantara Sejahtera kembali menggelar program Save Jompo, kali ini menyasar Mak Engkon (80), seorang lansia kurang mampu yang tinggal di Purbasari, Kelurahan/Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya.
Bantuan ini diberikan sebagai bentuk perhatian terhadap lansia yang kurang beruntung dan belum tersentuh bantuan sosial dari pemerintah.
Kisah Mak Engkon menjadi gambaran nyata masih adanya ketidakmerataan dalam penyaluran bantuan sosial. Meski hidup dalam kondisi serba kekurangan, Mak Engkon tidak pernah terdaftar sebagai penerima bansos. Ia tinggal bersama putranya yang juga hidup dalam keterbatasan ekonomi di sebuah rumah sederhana.
Relawan Yayasan Padi Nusantara Sejahtera, Yanuar M. Rifqi, menyampaikan bahwa program Save Jompo hadir untuk membantu lansia seperti Mak Engkon yang seringkali terpinggirkan. “Kami prihatin masih banyak lansia yang hidup dalam kondisi memprihatinkan tanpa adanya bantuan. Program ini adalah upaya kami untuk memastikan mereka tidak merasa diabaikan,” ujarnya usai menyerahkan bantuan beras dan uang tunai, pada Rabu, 03 Desember 2025.
Yanuar menambahkan bahwa bantuan yang diberikan bukan hanya sekadar materi, tetapi juga bentuk kepedulian dan rasa kemanusiaan. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi pihak lain, termasuk pemerintah, untuk lebih serius dalam mendata dan menyalurkan bantuan agar tepat sasaran.
Mak Engkon menerima bantuan dengan penuh haru dan mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Padi Nusantara Sejahtera. Bantuan ini sangat berarti baginya dan meringankan beban hidup sehari-hari. Ia juga mendoakan agar para relawan dan para Aghnia selalu diberikan kesehatan dan keberkahan.
Program Save Jompo merupakan salah satu wujud nyata kepedulian Yayasan Padi Nusantara Sejahtera terhadap masyarakat yang membutuhkan. Yayasan ini berkomitmen untuk terus memberikan bantuan dan perhatian kepada lansia kurang mampu agar mereka dapat menjalani hidup dengan lebih layak.











