15 Atlit Muaythai Tasikmalaya Lolos Porprov 2026, Bawa Pulang 7 Medali Plus Emas Ekshibisi

INILAHTASIK.COM | Pengcab Muaythai Indonesia Kabupaten Tasikmalaya memastikan diri lolos ke ajang Porprov Jawa Barat tahun 2026, setelah 15 dari 18 atlit yang diturunkan berhasil meraih total 7 medali pada Babak Kualifikasi yang berlangsung selama 7 hari (1-7 Desember 2025), di GOR KONI Jalan Jakarta, Kota Bandung, ditambah 1 medali emas dari partai ekshibisi.

Dalam babak seleksi tersebut, kontingen Kab. Tasikmalaya memboyong 2 medali perak dan 5 medali perunggu dari berbagai kategori. Pada cabang seni, Dila Zaskia Sofyanti dan Sonya Nur Amalia Rahmayanti meraih perunggu di kelas Muay Boran Putri, sementara Faisal Rahman, Haikal Akbar Riziq, dan Arfan Firdaus membawa pulang perak di Muay Aerobik Putra. Bilqis Ufaira Elfina, yang bertanding di Kelas Seni Waikhru Putri, menyelesaikan perjuangannya di posisi keempat.

Kategori tarung juga memberikan kontribusi signifikan. Pada putri, Delivia Qolbie Nuralifah (41Kg), Keyla Putri Yasinta (43Kg), Dilla Zaskia Sofyanti (45Kg), dan Sonya Nur Amalia Rahmayanti (48Kg) meraih medali perunggu, sedangkan Ira Purwanti (57Kg) memboyong perak. 

Untuk putra, Dama Wicaksana Mahardika (41Kg) gagal lolos namun sukses meraih emas ekshibisi. Rafly Nur Insan (43Kg) dan Faisal Abdul Rahman (54Kg) juga tidak lolos, tetapi Muhamad Yusuf Abdulah (45Kg), Haikal Akbar Riziq (48Kg), Dikri Amrullah (51Kg), Rifaldi Nugraha (63,5Kg) meraih perunggu. Sementara itu, Ari Fariz (57Kg), Satrio Bayu Sakti (60Kg), Muhamad Rifdal Hermansyah (65Kg), dan Naovan Afriyan Pratama (75Kg) lolos tanpa medali.

Ketua Umum Pengcab Muaythai Indonesia Kabupaten Tasikmalaya, Adi Septian Nugraha, mengakui bahwa perolehan medali dan jumlah atlit yang lolos sesuai target yang ditetapkan sebelumnya. 

Alhamdulillah, hasil ini membuat target kami untuk Porprov mendatang lebih terasa nyata. Kami berharap bisa membawa pulang minimal 3 medali emas untuk mengharumkan nama Tasikmalaya,” ujarnya.

Setelah babak kualifikasi, Adi menyatakan bahwa atlit yang lolos akan mendapatkan latihan yang lebih intensif. “Kami sudah mengamati kekuatan dan kelemahan lawan selama seleksi. Ini akan menjadi acuan untuk menyusun strategi dan program latihan yang lebih optimal agar anak-anak siap bersaing di Porprov,” jelasnya.

Sekretaris Umum KONI Kabupaten Tasikmalaya, Nana Sumarna, menambahkan bahwa perkembangan muaythai di Tasikmalaya semakin pesat. “Sarana dan prasarana latihan sudah memadai dan nyaman. Hasil kualifikasi sudah menunjukkan potensi, jadi target medali emas di Porprov bukan hal yang mustahil, asal latihan maksimal,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *