INILAHTASIK.COM | Jelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polres Tasikmalaya menggelar Operasi Lilin Lodaya 2025 untuk menjamin keamanan dan keselamatan warga di tengah tingginya mobilitas serta potensi cuaca ekstrem.
Kegiatan yang berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026 tersebut, kemudian akan dilanjutkan dengan pengamanan rutin yang ditingkatkan selama libur panjang tahun baru, pada 4-8 Januari 2026.
Hal itu diungkapkan Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Tasikmalaya, Kompol Glatiko Nagiewanto S.H usai mengikuti Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Gedung Pertemuan Warga (GPW) Polres Tasikmalaya, Kamis 18 Desember 2025.
Menurutnya, fokus operasi terbagi dua arah, yakni kelancaran perayaan keagamaan dan wisata, serta antisipasi bencana alam yang kerap terjadi di beberapa daerah di Kabupaten Tasikmalaya.
“Sebelumnya, kami sudah memetakan titik-titik kerawanan termasuk daerah rawan bencana. Ini menjadi prioritas utama petugas gabungan selama operasi berlangsung,” jelas Glatiko.
Untuk menangani kondisi darurat, pihaknya menyiapkan tiga pos pengamanan bencana yang ditempatkan di Tapal Kuda Salawu, Markas Polres Tasikmalaya, dan Pantai Pasanggrahan (Kecamatan Cipatujah). Selain itu, sejumlah alat berat juga disiagakan untuk mempercepat penanganan jika terjadi bencana.
Polres Tasikmalaya juga mendirikan satu Pos Terpadu di Alun-alun Singaparna dan satu Pos Pelayanan di wisata Pantai Sindangkerta. Selain itu, 11 pos pengamanan dan 21 pos pengaturan serta pemantauan disebar di berbagai titik strategis, terutama jalur wisata yang diprediksi ramai.
“Kami juga menyiapkan 21 pos pengaturan dan pemantauan, khususnya di jalur wisata dan lokasi yang diprediksi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat,” jelasnya.
Jumlah personel yang terlibat mencapai 652 orang, terdiri dari 393 anggota Polri, diperkuat oleh TNI, BPBD, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya. Pengamanan akan diperketat pada momen krusial, seperti malam pergantian tahun dan perayaan Natal pada 24-26 Desember 2025 yang difokuskan di Kecamatan Cipatujah sebagai pusat kegiatan masyarakat.
“Pengamanan malam tahun baru akan kita fokuskan secara khusus, dimulai sejak siang hingga malam hari,” katanya.
“Operasi ini berlangsung selama 14 hari. Namun karena bertepatan dengan libur panjang, akan dilanjutkan dengan kegiatan pengamanan rutin yang ditingkatkan, pada tanggal 4 hingga 8 Januari 2026,” pungkas Glatiko.











