Korban Tenggelam di Pantai Pamayangsari Tasikmalaya Ditemukan Meninggal Dunia

Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban tenggelam di Pantai Pamayangsari Cipatujah. Minggu (11/01/26).

INILAHTASIK.COM | Korban tenggelam di Pantai Pamayangsari, Desa Cikawungading, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Minggu sore, 11 Januari 2026. Korban yang diketahui bernama Ega (23), warga Sukaraja, Tasikmalaya, hilang pada Sabtu, 10 Januari 2026, setelah terseret ombak saat berenang di pantai tersebut.

Kejadian bermula pada hari Sabtu, 10 Januari 2026, sekitar pukul 14.30 WIB, saat korban yang awalnya membuka pakaian, memutuskan untuk berenang di kawasan pantai. Namun, korban tidak menyadari bahaya gelombang tinggi yang sedang terjadi.

Sejumlah saksi yang melihat korban berusaha berenang menuju tengah laut, sempat memberikan peringatan, namun korban terus melanjutkan perjalanannya sebelum akhirnya tersapu arus dan hilang.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Tagana, Satpol Airud, Koramil, Polsek, serta nelayan setempat, langsung melakukan pencarian sejak Minggu pagi, 11 Januari 2026. Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya, mengungkapkan bahwa tim melakukan penyisiran darat dan laut untuk mencari korban.

“Penyisiran darat dilakukan dengan berjalan kaki di sepanjang bibir pantai Cemara Pamayangsari dan sekitarnya, sementara penyisiran perairan dilakukan oleh tim SAR menggunakan kapal motor menuju perairan sekitar Pantai Pamayangsari,” kata Jembar.

Tim SAR terus memperluas area pencarian sejauh 1 km dari bibir pantai, hingga akhirnya korban ditemukan di Pantai Cemara Pangkalan, sekitar 15 km dari lokasi awal kejadian. Korban dievakuasi pada pukul 16.05 WIB dan dibawa ke Puskesmas Cikalong untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Pihak kepolisian dan tim medis menyatakan bahwa korban meninggal dunia akibat tenggelam setelah terbawa arus laut. Pencarian ini melibatkan berbagai unsur dari Badan SAR Nasional (Basarnas), BPBD, Polairud, serta masyarakat sekitar yang turut membantu dalam upaya penyelamatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *