INILAHTASIK.COM | Senyum bahagia terpancar dari wajah Muhamad Malik, siswa SDN Sindanggalih, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, setelah menerima bantuan kursi roda dari Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya. Bantuan tersebut diharapkan dapat mempermudah aktivitas Malik, baik saat bersekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Penyerahan kursi roda dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap peserta didik yang membutuhkan alat bantu mobilitas agar tetap dapat mengikuti proses belajar dengan nyaman.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Rojab Riswan Taufik, mengatakan bantuan itu diberikan setelah pihaknya menerima informasi mengenai kondisi Malik. Menurutnya, setiap anak berhak memperoleh akses pendidikan yang setara tanpa terkecuali.
“Kami ingin memastikan tidak ada anak yang kehilangan haknya untuk mendapatkan pendidikan. Kehadiran kami hari ini adalah bentuk dukungan agar Malik bisa mengikuti proses belajar dengan lebih nyaman sesuai kebutuhannya,” ujar Rojab, usai menyerahkan bantuan kursi roda, Selasa 28 Juli 2026.
Ia menegaskan, keterbatasan fisik tidak boleh menjadi penghalang bagi seorang anak untuk terus menimba ilmu. Karena itu, pihaknya akan terus mendorong sekolah agar memberikan perhatian dan pendampingan kepada peserta didik yang membutuhkan layanan khusus.
“Kami berharap kursi roda ini dapat membantu mobilitas Malik sehingga semangat belajarnya tetap terjaga. Kami juga akan terus memastikan sekolah memberikan pendampingan yang dibutuhkan,” katanya.
Rojab menjelaskan, bantuan tersebut merupakan hasil koordinasi antara pihaknya dengan Dinas Sosial Kota Tasikmalaya. Awalnya, Dinas Pendidikan memiliki kursi roda yang tersedia, namun ukurannya diperuntukkan bagi orang dewasa sehingga belum sesuai dengan kebutuhan Malik.
“Alhamdulillah kami mendapat dukungan dari Dinas Sosial sehingga kursi roda yang sesuai untuk Malik bisa segera disalurkan. Sinergi seperti ini penting agar kebutuhan anak-anak yang memerlukan perhatian khusus dapat dipenuhi dengan cepat,” jelasnya.
Sementara itu, Wali Kelas 1C SDN Sindanggalih, Winarni, menuturkan Malik mampu mengikuti kegiatan belajar sebagaimana teman-teman sekelasnya. Menurutnya, hambatan yang dihadapi Malik lebih pada aspek mobilitas akibat kondisi fisiknya.
“Selama mengikuti pembelajaran, Malik tidak mengalami kesulitan secara akademik. Dia aktif seperti teman-temannya, hanya memang membutuhkan bantuan untuk bergerak karena kondisi fisiknya,” ujar Winarni.
Di sisi lain, ibu Malik, Ariana Kurniati, mengaku terharu atas perhatian yang diberikan pemerintah kepada putranya. Ia mengatakan kursi roda tersebut akan sangat membantu aktivitas Malik, terutama saat berangkat ke sekolah dan mengikuti berbagai kegiatan.
“Alhamdulillah kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Dinas Pendidikan serta Dinas Sosial. Bantuan ini sangat berarti bagi Malik dan keluarga. Semoga dengan adanya kursi roda ini, Malik semakin semangat belajar dan terus mengejar cita-citanya,” ungkap Ariana.











