INILAHTASIK.COM | Malam akhir pekan menjadi perhatian khusus jajaran Polres Tasikmalaya. Saat aktivitas warga meningkat, polisi justru mempertebal pengawasan di sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi gangguan keamanan.
Upaya itu dilakukan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan menggelar patroli malam hingga Minggu 9 Agustus 2026 dini hari. Sasaran utamanya bukan hanya kerumunan warga, tetapi juga potensi kejahatan konvensional yang masuk kategori C3, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Kegiatan diawali apel kesiapan di Lapangan Hitam Polres Tasikmalaya, Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Apel dipimpin langsung Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi dan diikuti personel gabungan dari sejumlah satuan.
Kasat Lantas Polres Tasikmalaya AKP Didit Permadi dan Kasat Samapta AKP Solihin turut mendampingi kegiatan tersebut bersama jajaran perwira dan bintara yang ditugaskan dalam pengamanan KRYD.
Usai apel, kendaraan patroli polisi bergerak menyisir sejumlah jalur dan lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Lampu biru atau Blue Light Patrol sengaja dioperasikan sebagai tanda kehadiran polisi sekaligus upaya menciptakan efek pencegahan terhadap pelaku kejahatan.
Salah satu kawasan yang menjadi perhatian adalah Alun-alun Singaparna. Kawasan tersebut dipilih karena menjadi salah satu pusat berkumpulnya masyarakat, terutama pada malam akhir pekan.
Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi mengatakan, patroli tidak semata-mata ditujukan untuk melakukan penindakan. Kehadiran anggota di tengah masyarakat juga menjadi bagian dari langkah pencegahan agar potensi gangguan keamanan dapat ditekan sejak awal.
“Kami ingin masyarakat merasa aman ketika beraktivitas. Personel kami arahkan untuk melakukan patroli secara humanis, berdialog dengan warga dan memberikan imbauan kamtibmas,” kata Ade.
Menurutnya, penyempitan ruang gerak pelaku kejahatan menjadi salah satu fokus utama patroli. Karena itu, polisi tidak hanya menyasar lokasi keramaian, tetapi juga melakukan pemantauan terhadap titik-titik yang dianggap rawan.
“Kami mengantisipasi berbagai kemungkinan, khususnya tindak pidana C3. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat mencegah niat maupun kesempatan terjadinya kejahatan,” ujarnya.
Di sisi lain, masyarakat juga diminta tidak mengabaikan aspek keamanan pribadi maupun barang bawaan ketika beraktivitas pada malam hari.
Polisi mengingatkan warga agar tidak meninggalkan kendaraan dalam kondisi tanpa pengamanan, memastikan kendaraan terkunci dengan baik, serta tidak memarkir kendaraan sembarangan di lokasi yang minim pengawasan.
Bagi warga yang beraktivitas hingga larut malam, polisi juga mengimbau agar tetap memperhatikan lingkungan sekitar dan segera melapor apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.
“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Kami mengajak masyarakat ikut menjaga lingkungan, saling mengingatkan dan segera menyampaikan kepada petugas jika melihat sesuatu yang mencurigakan,” tutur Ade.
Patroli berlangsung hingga Minggu dini hari. Selama kegiatan, situasi wilayah hukum Polres Tasikmalaya terpantau aman dan kondusif tanpa ditemukan gangguan kamtibmas menonjol.
Polres Tasikmalaya memastikan pola patroli serupa akan terus dilakukan secara berkala, terutama pada waktu dan lokasi yang memiliki tingkat aktivitas masyarakat cukup tinggi.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi preventif kepolisian untuk memastikan ruang publik tetap aman sekaligus menekan peluang terjadinya kejahatan jalanan.











