Akses Jalan Citambal–Ciherang Tasikmalaya Tertutup Longsor, Jembar: Warga Diminta Waspada

Relawan Tagana bersama warga tengah membersihkan material longsor yang menutup badan jalan di Desa Karanglayung Karangjaya. Jumat petang (13/02/26). Foto | Dok. Tagana

INLAHTASIK.COM | Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tasikmalaya kembali memicu bencana tanah longsor. Kali ini, tebing setinggi kurang lebih 7 meter di Kampung Citambal, Desa Karanglayung, Kecamatan Karangjaya ambrol dan menutup akses jalan penghubung Citambal–Ciherang, pada Jumat petang, 13 Februari 2026, sekitar pukul 18.12 WIB.

Material longsoran berupa tanah dan bebatuan menutup badan jalan dengan panjang sekitar 12 meter dan lebar 4 meter. Akibatnya, arus lalu lintas warga dari dan menuju Kampung Citambal lumpuh total.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa tanah longsor terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut sejak sore hari. Kondisi tanah yang labil diduga menjadi pemicu utama terjadinya longsor.

Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya, mengatakan pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan unsur pemerintah setempat begitu menerima laporan kejadian.

“Kami berkoordinasi dengan Ketua RT/RW dan Pemerintah Desa Karanglayung untuk melakukan penanganan awal. Warga bersama aparat setempat langsung bergotong royong membersihkan material longsoran agar akses jalan bisa segera terbuka,” ujar Jembar, kepada wartawan, Jumat malam 13 Februari 2026.

Menurutnya, hingga malam hari proses pembersihan masih dilakukan secara manual dengan peralatan seadanya. Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun kerusakan rumah warga.

Meski demikian, Jembar mengingatkan masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah perbukitan dan rawan longsor, agar meningkatkan kewaspadaan.

“Curah hujan masih cukup tinggi. Kami mengimbau warga yang berada di sekitar tebing atau lereng untuk selalu waspada. Jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah atau retakan, segera laporkan kepada aparat setempat,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, akses jalan Citambal–Ciherang masih dalam proses penanganan pembersihan material longsor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *