INILAHTASIK.COM | Sebuah video yang menampilkan Kepala Desa Salawu, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Tatang Somantri, yang akrab disapa “Si Kutang”, viral di media sosial setelah ia menyampaikan keprihatinan warga Kampung Cikiray yang mengandalkan kerajinan bambu sebagai mata pencaharian utama.
Dalam video tersebut, Tatang meminta bantuan agar warga Cikiray dapat memiliki akses yang lebih baik terhadap bahan baku bambu.
Menurut Tatang, pohon bambu di kebun-kebun warga semakin berkurang karena tidak ada keseimbangan antara pohon yang ditebang dengan pertumbuhan pohon.
Akibatnya, banyak kebun bambu milik warga yang dibiarkan kosong karena tidak ada lagi pohon bambu yang siap tebang. Total luas kebun bambu yang kosong mencapai 10 hektar.
Berkurangnya pohon bambu, kata Tatang, berdampak pada menurunnya jumlah produksi kerajinan tangan yang berbahan bambu. Banyak warga yang terpaksa membeli bambu dari luar daerah dengan harga yang lebih mahal karena biaya transportasi.
“Warga Cikiray sangat mengandalkan kerajinan bambu sebagai mata pencaharian utama, dan mereka berharap agar pemerintah dapat membantu menyediakan bahan baku bambu yang lebih mudah diakses. Dengan demikian, kehidupan warga Cikiray dapat lebih sejahtera,” pungkas Tatang, saat ditemui, Senin 20 Oktober 2025.











