INILAHTASIK.COM | Suasana riuh ratusan wisatawan di Pantai Karangtawulan, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, mendadak berubah panik setelah dua orang terseret ombak saat bermain di pinggir laut, Senin (23/3/2026) sore.
Dalam peristiwa tersebut, satu orang dewasa meninggal dunia, sementara seorang anak berhasil diselamatkan dan masih menjalani perawatan di pusat layanan kesehatan masyarakat.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.20 WIB di kawasan Pantai Padabumi, Kampung Pamoyanan, Desa Cimanuk. Saat itu petugas Pos Pam Karangtawulan bersama anggota Sat Brimob tengah melakukan patroli dan memberikan imbauan keselamatan kepada wisatawan yang bermain air di bibir pantai.
Namun, di tengah aktivitas pengamanan tersebut, warga tiba-tiba berteriak meminta pertolongan karena ada wisatawan yang terseret ombak ke tengah laut. Petugas yang sudah siaga langsung berlari menuju lokasi dan melakukan upaya penyelamatan terhadap korban yang terlihat melambaikan tangan meminta tolong di tengah gelombang.
Kasat Polair Polres Tasikmalaya, Iptu Agus Kasdili, membenarkan adanya peristiwa tenggelam di kawasan Pantai Karangtawulan yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia.
“Iya benar ada kejadian orang tenggelam. Dua korban berhasil dievakuasi, satu anak masih hidup dan satu orang dewasa meninggal dunia,” ujar Iptu Agus saat dikonfirmasi.
Korban selamat diketahui bernama Panji Raspati (7), pelajar asal Kampung Nangkup RT 05/03, Desa Sukarama, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur. Sementara korban meninggal dunia bernama Iyep Yudiana (47), seorang ASN yang beralamat di VCI Andhika Residensi Blok A No 1 RT 03/012, Desa Ciomas Rahayu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.
Berdasarkan keterangan saksi sekaligus ayah korban, Lubis Bambang Purnama, kejadian bermula saat dirinya sedang makan di pinggir pantai, sementara anaknya bermain air di tepi laut. Tiba-tiba ombak besar datang dan menyeret tubuh anaknya ke tengah laut.
“Saya langsung berteriak minta tolong. Kebetulan pak Iyep yang sedang makan bersama saya langsung berlari ke laut untuk menolong anak saya dan dibantu petugas,” kata Lubis dengan suara bergetar.
Setelah berhasil dievakuasi oleh petugas Pos Pam Karangtawulan dan anggota Sat Brimob, kedua korban langsung dilarikan ke Puskesmas Cikalong untuk mendapatkan penanganan medis. Hasil pemeriksaan menunjukkan Panji masih bernafas meski dalam kondisi tidak sadar, sedangkan Iyep Yudiana dinyatakan meninggal dunia.
Kepala Puskesmas Cikalong, Dudi Gandan, menjelaskan bahwa korban anak masih menjalani perawatan intensif di ruang IGD.
“Untuk korban anak kondisinya masih belum sadarkan diri dan saat ini masih dalam penanganan tim medis di IGD,” kata Dudi.
Petugas kepolisian mengimbau wisatawan yang berkunjung ke kawasan Pantai Karangtawulan agar selalu berhati-hati, tidak bermain terlalu ke tengah, serta mematuhi imbauan petugas demi menghindari kejadian serupa, mengingat ombak di pesisir selatan Tasikmalaya cukup berbahaya, terutama saat kondisi cuaca dan gelombang tidak menentu, sehingga kewaspadaan wisatawan sangat diperlukan.











