Banjir Rob Melanda Kecamatan Cikalong Tasikmalaya, Puluhan Rumah Warga Terendam

INILAHTASIK.COM | Bencana banjir rob terjang pesisir Selatan Kabupaten Tasikmalaya pada Senin dini hari, 13 Oktober 2025, sekitar pukul 00.30 WIB. Banjir rob kali ini dirasakan cukup parah. Hal itu diduga dampak dari fenomena alam supermoon dan harvest moon yang terjadi pada beberapa hari terakhir. 

Bencana banjir sedikitnya merendam 19 rumah warga di Kampung Cikalong RT 01 dan RT 02/RW 08, serta Kampug Pangapekan RT 02/RW 09, Desa Cikalong, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Banjir dengan ketinggian sekitar 30 cm ini menyebabkan kerusakan pada rumah-rumah warga. Tim penanganan bencana telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk menangani situasi ini.

Relawan BPBD Tasikmalays Selatan, Mamat Rahmat, mengatakan bahwa banjir merendam puluhan rumah di Kampung Cikalong, Desa Cikalong. Ia menyebut, banjir rob terjadi sekitar pukul 00.30 WIB saat warga sedang tidur lelap dan pagi sekitar pukul 03.00 WIB, air sudah masuk kedalam rumah.

“Diperkirakan air rob mulai merendam pemukiman penduduk sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, dengan ketinggian air mencapai 1 meter,” kata Mamat.

“Tak hanya pemukiman padat penduduk, lahan sawah siap panen milik warga juga ikut terendam banjir, pun dengan kolam ikan tak luput dari terjangan air rob. Fasilitas pendidikan juga turut terendam, hingga aktivitas belajar mengajar diliburkan karena air masih merendam ruang kelas,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Cahyono, membenarkan wilayah pesisir selatan diterjang banjir rob, tepatnya di Kampung Cikalong.

“Benar ada banjir, tapi kami belum menerima laporan jumlah warga terdampak bencana banjir rob tersebut. Kami masih melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat untuk dilakukan assesment atau pendataan warga yang terdampak,” tuturnya.

Beruntung dalam peristiwa bencana banjir tersebut, tidak ada korban jiwa. Namun, warga setempat masih menunggu bantuan untuk memulihkan kondisi rumah dan lingkungan mereka.

Pemerintah setempat juga terus berupaya untuk meminimalisir dampak banjir dan membantu warga yang terdampak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *