Bekas Botol Miras hingga Kondom Ditemukan Berserakan di Terminal Singaparna Tasikmalaya

INILAHTASIK.COM | Kondisi infrastruktur terminal Singaparna makin hari semakin memprihatinkan. Situasi tersebut di perparah dengan banyaknya sampah sampah yang berserakan. Bahkan lebih mirisnya lagi, diantara timbunan sampah plastik bekas bungkus makanan, sering kali ditemukan bekas botol minuman keras bahkan alat kontrasepsi berupa kondom. 

“Banyak berserakan yang seperti itu mah pak, tiap hari juga suka lihat” ucap seorang pria yang setiap hari terlihat beraktifitas di area terminal, pada Minggu 26 Oktober 2025.

Botol botol plastik bekas alkohol tersebut, bukan lagi disimpan di tempat tersembunyi, melainkan di depan area terminal, bahkan disamping tembok pembatas antara terminal dengan Sekolah SD Negeri 8 Singaparna. 

Saat di konfirmasi kepada sejumlah warga yang biasa beraktifitas disekitar terminal Singaparna, mereka mengaku tak mengetahui botol miras dan alat kontrasepsi tersebut bekas siapa.

“Nggak tahu atuh yang minumnya siapa. Cuma memang sering terlihat botolnya we pabalatak pak,” ucap warga. 

Sementara itu, Kepala terminal Singaparna, Suhendar, mengaku tidak mengetahui sama sekali ihwal keberadaan botol botol bekas minuman keras dan alat kontrasepsi yang berserakan di area terminal.

“Kalau ketahuan pasti kami larang. Karena di area terminal tidak boleh ada aktifitas yang melanggar hukum, seperti menjual atau minum minuman keras, perjudian, bahkan prostitusi,” kata Suhendar.

Minimnya lampu penerangan di area terminal Singaparna, sangat memungkinkan bagi siapapun yang berniat melakukan perbuatan tak senonoh di lokasi tersebut.

“Lampu mah paling yang di depan saja, di belakang mah paroek. Sedangkan untuk aktifitas kendaraan angkutan umum yang biasa beroperasi hingga malam, hanya armada bis yang ke luar kota,” tutur warga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *