Cara Unik Satlantas Polres Tasikmalaya Ingatkan Keselamatan, Curi Perhatian Publik

Anggota Satlantas Polres Tasikmalaya memasang spanduk unik pengingat keselamatan berlalu lintas disekitar Tanjakan Bohong Salawu. Sabtu (28/02/26).

INILAHTASIK.COM | Kreativitas jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tasikmalaya kembali mencuri perhatian publik. Menjelang arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447 H, Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) menghadirkan cara unik dalam menyampaikan pesan tertib berlalu lintas melalui spanduk bernuansa humor.

Salah satu spanduk yang terpasang di jalur Mangunreja–Salawu bertuliskan kalimat jenaka, “Jatuh ke aspal tak seindah jatuh cinta.” Pesan sederhana namun mengena itu sukses membuat pengendara tersenyum sekaligus merenung.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Tasikmalaya, Ipda Dian Mardiana, mengaku ide tersebut awalnya muncul secara spontan. Namun di luar dugaan, respons masyarakat cukup positif.

“Awalnya hanya coba-coba agar pesannya tidak terasa kaku. Ternyata banyak yang memperhatikan, bahkan ada yang mengunggahnya ke Facebook,” ujar Dian sambil tersenyum.

Menurutnya, pendekatan humanis dan kreatif dinilai lebih efektif untuk mengingatkan pengguna jalan, terutama di momen meningkatnya mobilitas masyarakat seperti menjelang mudik.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tasikmalaya AKP Didit Permadi S.T.K, menjelaskan bahwa pemasangan spanduk dan rambu peringatan memang sudah mulai digencarkan sejak beberapa hari terakhir. Upaya ini merupakan bagian dari langkah antisipasi menghadapi lonjakan kendaraan saat Lebaran.

“Kami sudah mulai memasang rambu-rambu dan papan peringatan, khususnya di titik-titik yang dinilai rawan gangguan lalu lintas. Tujuannya agar pengendara lebih waspada,” kata Didit saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu 28 Februari 2026.

Ia menambahkan, untuk wilayah hukum Polres Tasikmalaya, jalur Singaparna–Garut melalui Kecamatan Salawu masih menjadi perhatian utama. Ruas tersebut dikenal memiliki medan yang cukup menantang, terutama di kawasan Tanjakan Bohong.

“Jalur Singaparna–Garut, khususnya di area Tanjakan Bohong, menjadi prioritas pemasangan rambu dan papan peringatan. Di lokasi itu sering terjadi kendaraan besar mogok karena tidak kuat menanjak,” jelasnya.

Berkaca dari pengalaman arus mudik tahun-tahun sebelumnya, pihaknya juga mempertimbangkan pendirian pos pengamanan di sekitar titik rawan untuk memastikan kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.

Dengan sentuhan kreatif yang dibalut pesan keselamatan, Satlantas Polres Tasikmalaya berharap kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat, sehingga arus mudik tahun ini dapat berjalan aman dan lancar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *