INILAHTASIK.COM | Program Cek Kesehatan Gratis yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui Puskesmas Kecamatan Pancatengah dengan sasaran siswa Sekolah Dasar hingga SMA, masih dihadapkan pada sejumlah kendala dalam mencapai target.
Meskipun program ini telah berlangsung sejak bulan Agustus 2025 lalu, baru sekitar 48 sekolah yang telah mendapatkan pelayanan cek kesehatan gratis dari total 80 sekolah yang ada di wilayah tersebut.
Kepala Puskesmas Kecamatan Pancatengah, Dudi Gandana, S.Kep.Ners, menjelaskan bahwa jarak antara pusat layanan kesehatan dengan beberapa desa yang cukup jauh menjadi salah satu kendala utama pihaknya dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.
“Jarak yang cukup jauh, kadang membuat kami kerepotan. Untuk mencapai wilayah satu desa saja, bisa memakan waktu cukup lama dengan jarak tempuh hingga 26 kilometer. Belum lagi, tenaga medis yang ada di PKM kami juga jumlahnya sangat terbatas,” kata Dudi, saat berbincang dengan wartawan, Jumat 10 Oktober 2025.
Ia menegaskan, meski kendala yang dihadapi cukup berat dan menyulitkan, pihaknya akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai target program cek kesehatan gratis ini.
“Program ini merupakan program nasional, dan kami harus bisa mensukseskannya dengan sangat baik, bagaimana pun caranya,” kata Dudi.
Dengan jumlah siswa sekolah dari mulai jenjang SD hingga SMA atau sederajat, sebanyak 8000 orang, yang tersebar di 80 sekolah, pihaknya berharap pemeriksaan kesehatan gratis untuk para siswa dapat tercapai sesuai target.
“In Sya Allah, kita optimis bisa mencapai target. Pelaksanaan program cek kesehatan gratis ini berlangsung hingga bulan Desember mendatang,” pungkas Dudi.











