FKDT Kota Tasik Gagas Jenjang DTW dan Pembelajaran Mulok Safinatunnaja

FKDT Kota Tasik Gagas Jenjang DTW dan Pembelajaran Mulok Safinatunnaja

KOTA TASIK, INILAHTASIK.COM | Bahas sejumlah program di tahun 2023 dan evaluasi pelaksanaan program tahun 2022, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kota Tasikmayala mengadakan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) ke IV, di Sekretariat DPC FKDT Kota Tasik, Selasa 17 Januari 2023.

Ketua Panitia Pelaksana Rakercab, Yaman Suryaman mengatakan, ada banyak kegiatan yang akan dilaksanakan tahun ini, sehingga kita perlu dilakukan pembahasan terlebih dahulu. Peserta Rakercab ini merupakan perwakilan dari Pengurus Ranting FKDT tingkat Kelurahan, Pengurus Anak Cabang dan Pengurus DPC FKDT Kota Tasikmalaya. 

"Ada beberapa agenda pada Rakercab kali ini, setelah pembukaan dilanjut dengan rapat pleno dan rapat komisi. Nantinya para peserta akan membuat perencanaan program kegiatan yang akan di laksanakan pada tahun 2023 sesuai bidang yang ada di FKDT," terangnya, disela sela kegiatan.

Pihaknya akan mengadakan restrukturisasi organisasi dan penyusunan pedoman organisasi didalamnya memuat hal-hal terkait mekanisme pendirian lembaga, mekanisme merger lembaga yang tidak memenuhi syarat minimum, mekanisme ratio siswa dan guru.

Kemudian, lanjut Yaman, akan dibuat rancangan peraturan Madrasah Diniyah sesuai Perda. Pihaknya juga akan mengusulkan untuk dibuatkan Peraturan Wali Kota nya yang merupakan turunan dari Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2011 tentang Pendidikan Diniyah di Kota Tasikmalaya.

"Saat ini kami tengah merancangan kurikulum dengan menambah materi muatan lokal (mulok) yakni mempelajari kitab Safinatunnaja," kata Yaman.

Tahun ini, kata Yaman, akan digagas  Diniyah Takmiliyah Wustho untuk jenjang SMP. Selama ini persyaratan saat masuk SMA masih menggunakan ijazah diniyah SD. Sehingga dengan adanya jenjang Wustho ini anak usia SMP akan dituntut untuk tetap belajar diniyah.

"Dari 824 lembaga yang terdaftar di FKDT Kota Tasik, sebagian besar hanya baru menyelenggarakan jenjang Diniyah Takmiliyah Awaliyah, sedangkan lembaga yang sudah ada jenjang DTW baru 7 lembaga," jelasnya.

"Tahun ini akan kita dorong supaya lembaga yang membuka jenjang DTW semakin banyak," pungkas Yaman.