Harlah Ke-50 PPP Jabar Usung Tema Mujahadah dan Doa Bersama

Mujahadah dari kata jahadah yang artinya semangat diri dan organisasi, namun tidak akan ada artinya tanpa doa.

Harlah Ke-50 PPP Jabar Usung Tema Mujahadah dan Doa Bersama
H. Agus Wahyudin

BANDUNG INILAHTASIK.COM | Ketua Pelaksana Harlah ke-50 Partai Persatuan Pembangunan Provinsi Jawa Barat, H Agus Wahyudin, SH., MH., menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Penjabat Sementara (Pjs) DPW PPP Jawa Barat, Pepep Saepul Hidayat yang sudah mempercayakan kepada panitia untuk mempersiapkan acara Harlah ke-50.

Kegiatan ini adalah rangakain kedua setelah kemarin dilaksanakan oleh Wanita Persatuan Pembangunan dalam mengadakan pelatihan DA'I.

Menurutnya, kegiatan ini dirancang begitu baik dan hebat namun manusia hanya merencanakan takdir Allah yang menentukan dari seluruh kegiatan yang dirancang baru dua kegiatan yang telah dilaksanakan dan hari ini puncaknya.

"Selanjutnya akan diadakan PPP mendengar yang akan diadakan DPW PPP Provinsi Jawa Barat," ucap Kang AW, Kamis 05 Januari 2022.

Kegiatan tersebut mengambil tema Mujahadah dan Doa Bersama yang menjadi modal utama bagi PPP. Mujahadah sendiri dari kata jahadah yang artinya semangat diri dan organisasi, namun tidak akan ada artinya tanpa doa.

“Oleh karena itu, antara mujahadah dan doa merupakan kesatuan yang utuh yang tidak boleh dipisahkan oleh kita. kami berharap karena tahun politik tinggal menghitung hari, setelah mujahadah ini ada kegiatan yang dilaksanakan oleh kader dari tingkat Jabar hingga ranting. kegiatan itu pertama kader mampu melakukan silaturahmi dan sholawat, serta harus mampu melakukan ziarah," tuturnya.

"Jika ketiga kegiatan ini tersebut akan menghasilkan pengikut yang banyak, implikasinya akan ada bonus nama besar bagi PPP," sambung Kang AW.

Sementara itu, Penjabat Sementara (Pjs) DPW PPP Jawa Barat, Pepep Saepul Hidayat mengapresiasi kepada Panitia Pelaksana yang sudah merencanakan Harlah Ke 50 ini, apalagi akan ada gerakan PPP Mendengar.

"Kita berkeliling dan mengundang semua element apa yang sesungguhnya dibutuhkan umat, kita bersilaturahmi dengarkan kekuh kesah Kiyai, petani, buruh para seniman, pedagang, dan pelaku ekonomi lainya," ungkapnya.

Selanjutnya, ia akan merumuskan apa yang menjadi ladang perjuangan dan di situlah PPP hadir memberikan manfaat.