INILAHTASIK.COM | Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto melantik dua pejabat pimpinan tinggi madya di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Rabu 4 April 2026.
Dua pejabat yang dilantik yakni Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dan Iwan Santoso sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Pelayanan Publik dan Reformasi Hukum.
Pelantikan itu sekaligus menandai serah terima jabatan Pelaksana Tugas (Plt.) Dirjen Imigrasi dari Brigjen Pol. Yuldi Yusman kepada Hendarsam. Yuldi diketahui telah menjabat sebagai Plt. selama kurang lebih satu tahun terakhir.
Dalam sambutannya, Agus menegaskan jabatan bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan integritas dan keteladanan.
“Kepercayaan yang diberikan ini bukan hanya menjalankan tugas, tapi menjadi panutan dalam profesionalisme dan etika kerja,” ujar Agus dalam keterangannya.
Agus mengingatkan, kewenangan yang dijalankan Kemenimipas merupakan pendelegasian langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Karena itu, seluruh kebijakan harus mendukung tujuan nasional.
Ia juga menekankan bahwa seluruh kegiatan kementerian dibiayai dari uang rakyat.
“Anggaran yang kita gunakan adalah uang rakyat. Maka penggunaannya harus berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Kepada Hendarsam, Agus berpesan agar menjadikan 15 Program Aksi Kemenimipas sebagai acuan dalam memperkuat pelayanan keimigrasian.
Ia berharap Imigrasi di bawah kepemimpinan baru semakin kuat, profesional, dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Sementara kepada Iwan Santoso, Agus menegaskan posisi staf ahli bukan sekadar pelengkap struktur organisasi.
“Staf ahli itu radar sekaligus kompas dalam merumuskan kebijakan,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Agus menyampaikan terima kasih kepada Brigjen Pol. Yuldi Yusman atas pengabdian selama menjabat sebagai Plt. Dirjen Imigrasi.
Menurutnya, sejumlah capaian positif telah diraih selama masa kepemimpinan Yuldi dan diharapkan dapat dilanjutkan oleh pejabat yang baru.
Menutup arahannya, Agus meminta seluruh jajaran menjaga soliditas dan memperkuat kolaborasi, baik internal maupun eksternal.
“Kementerian ini rumah bersama. Kita harus jaga kekompakan dan keutuhannya,” pungkasnya.











