HKN ke 58, Kadinkes Kota Tasik Ajak Kolaborasi Tuntaskan Masalah Kesehatan

Menurutnya, seluruh masyarakat dan stakeholder lainnya sudah mulai harus memperhatikan kesehatan dan ini perlu ada penguatan lagi.

HKN ke 58, Kadinkes Kota Tasik Ajak Kolaborasi Tuntaskan Masalah Kesehatan

KOTA TASIK, INILAHTASIK.COM | Peringati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 58 tahun 2022, Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya mengadakan kegiatan jalan sehat dan sepeda santai, bertempat di halaman komplek perkantoran Jalan Ir H Juanda, Selasa 22 November 2022.

"Ini dalam rangka menyampaikan pesan pesan kampanye kesehatan berkenaan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, baik itu di Dinas Kesehatan maupun masyarakat secara umum," kata dr Uus Supangat, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, ditemui disela sela kegiatan, Selasa 22 November 2022.

Menurutnya, seluruh masyarakat dan stakeholder lainnya sudah mulai harus memperhatikan kesehatan dan ini perlu ada penguatan lagi. Kedepan kita semua bisa kolaborasi untuk menuntaskan masalah masalah kesehatan yang ada di Kota Tasik.

"Kita sudah harus mulai berkolaborasi menuntaskan persoalan kesehatan, karena yang mempengaruhi kesehatan itu tidak hanya faktor individu, tapi ada faktor lingkungan, sosial, ekonomi. Dan kita harus bersama sama menuntaskan hal ini," terang Uus.

Ia menyebut, banyak hal yang masih menjadi PR hingga saat ini dan perlu segera dituntaskan. Pertama persoalan kesehatan lingkungan. Kita tahu bahwa DBD di Kota Tasik masih cukup tinggi dan itu terkait erat dengan masalah lingkungan.

Kemudian, lanjutnya, masalah lingkungan lainnya terkait penanganan ODF yang harus segera kita tuntaskan, dan ini berpengaruh berat terhadap kesehatan. Lalu yang masih jadi PR kita hari ini adalah pandemi Covid-19 yang perlu kita waspadai.

"Hari ini bagaimana pun juga kita masih dalam kondisi pandemi dan faktanya kasus Covid di Kota Tasik mengalami kenaikan, bahkan ada tiga kasus meninggal dunia karena Covid-19. Juga kasus penyakit lainnya yang berhubungan dengan pola hidup, seperti penyakit kardiopaskuler dan penyakit lainnya yang sebetulnya bisa diubah dengan pola hidup sehat, lingkungan yang sehat, dan kebiasaan hidup sehat," paparnya.

"Dan ini perlu dukungan dari semua," tandasnya.