HUT ke-55, KAHMI Kota Tasik Bangun Kebersamaan dan Sinergitas

HUT KAHMI tingkat Kota Tasikmalaya tahun ini sangat berbeda, karena diwarnai dengan kunjungan ke sekolah untuk meninjau proses pembelajaran tatap muka terbatas

HUT ke-55, KAHMI Kota Tasik Bangun Kebersamaan dan Sinergitas

KOTA TASIK, INILAHTASIK.COM | HUT ke-55 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (KAHMI) tingkat Kota Tasikmalaya diperingati dengan sejumlah rangkaian acara.

Mulai dari Gowes Santuy yang sekaligus meninjau kegiatan Pembelajaraan Tatap Muka Terbatas di SD Negeri Citapen dan SMP Negeri 1 Kota Tasikmalaya hingga prosesi Tasyakuran dan Dialog Interaktif di Masjid Ulul Albab, Jl. BKR pada Sabtu 25 September 2021.

Kegiatan gowes mengambil start di Sekretariat KAHMI Jl. Sutisna Senjaya pada Pukul 09.30 WIB. Para pegowes yang terdiri dari pengurus, anggota, dan stakeholder, sejumlah unsur Pemerintah Kota Tasikmalaya, serta Forkopimda menempuh jalanan pusat kota menuju lokasi finish di Masjid Ulul Albab.

Acara juga dihadiri Wali Kota Tasikmalaya, H. Muhammad Yusuf, perwakilan KAHMI Jawa Barat, dan sejumlah pejabat penting lainnya termasuk Sekretaris Daerah, H. Ivan Dicksan yang ikutserta mengayuh sepeda bersama rombongan mengelilingi jalur pusat kota.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Enan Suherlan, menerangkan, kegiatan HUT KAHMI tingkat Kota Tasikmalaya tahun ini sangat berbeda, karena diwarnai dengan kunjungan ke sekolah untuk meninjau proses pembelajaran tatap muka terbatas. Ia mengungkapkan, hasil dari tinjauan tersebut menunjukkan proses PTMT di Kota Tasikmalaya berjalan dengan baik.

Sementara itu, Ketua KAHMI Kota Tasikmalaya, Dr. Abdul Haris mengatakan, selain ajang silaturahmi, acara kali ini untuk mendorong banyak hal mulai dari pemulihan kesehatan, membangkitkan ekonomi, menumbuhkan pendidikan dan mewujudkan keadilan sosial sesuai dengan tema yang diusung.

 Ia berharap kegiatan yang digelar bisa menjalin serta meningkatkan rasa kebersamaan dalam membangun sinergitas dengan semua unsur termasuk stakeholder terkait.

Kemudian, Wali Kota Tasikmalaya menyampaikan bahwa lahirnya HMI selain untuk mempertahankan kesatuan bangsa dan negara Indonesia, juga sebagai syiar Agama Islam.

Yusuf berharap KAHMI Kota Tasikmalaya tetap eksis dan selalu bersinergi dengan semua unsur guna membantu menyelesaikan program pemerintah dalam upaya membangun kemajuan daerah.