IKA PMII Kota Tasik Dorong Eksistensi Kader

IKA PMII sebagai tempat bersilaturahmi yakni menegaskan tali persaudraan sejati sesama Alumi yang telah melewati rimba pengkaderan di PMII bersilatul fikri artinya berdiskusi beradu gagasan dalam upaya memetakan kader di panggungnya.

IKA PMII Kota Tasik Dorong Eksistensi Kader

KOTA TASIK, INILAHTASIK.COM | Endang Rusyanto resmi menjabat Ketua Umum PC. IKA PMII Kota Tasikmalaya periode 2022-2027. Penetapan dilakukan secara aklamasi dalam Silaturahmi & Reuni Lintas Generasi IKA PMII Kota Tasikmalaya, di Hotel City Tasikmalaya pada Sabtu 03 Desember 2022. Sidang pemilihan dipimpin oleh Sekretaris Wilayah IKA PMII Jawa Barat.

Acara pembukaan dihadiri banyak unsur antara lain PB IKA PMII dari Jakarta, H. Sudarto sebagai Bendum, Ketua PW IKA Jawa Barat, KH. Nu'man Abdul Hakim, Pj. Walikota Tasikmalaya. Dr. Cheka, Sekda Kota Tasikmalaya, Kapolres Tasikmalaya Kota, Dandim dan Ketua DPRD Kota Tasikmlaya.

Hadir pula pimpinan Partai dari PKB, PPP, Gerindra, Golkar, Demokrat, PDIP dan lainnya yang telah menembus rimba pengkaderan di PMII.

Musda menetapkan Ketua Umum dan 12 Formatur yang dipilih dari delegasi 12 Lintas Generasi untuk menyusun kepengurusan lengkap, yaitu:

1. Endang Rusyanto (Ketua Terpilih)

2.Abdul Falah Surya (Ketua Demisioner)

3. Hasan Al As'ari

4. Jamil Murtado

5. Devi Zainal Muttaqin

6. Irfan Nurdiansyah

7. Heni Hendini

8. Ahmad Zunaidi

9. Arif Abdurrahman

10. Dani Tardiwan Noor

11. Farid Azzumi

12. Dede Ari

Ketum terpilih, Endang Rusyanto menegaskan bahwa IKA PMII sebagai tempat bersilaturahmi yakni menegaskan tali persaudraan sejati sesama Alumi yang telah melewati rimba pengkaderan di PMII bersilatul fikri artinya berdiskusi beradu gagasan dalam upaya memetakan kader di panggungnya.

Endang menambahkan, IKA PMII mendorong semua kader PMII yang telah eksis dipilihan partai manapun untuk lebih mempunyai nilai dan daya tawar. IKA tidak digiring dulu pada satu pilihan politik praktis, melainkan memberikan ruang untuk berinteraksi dan bagi semua kader PMII yang memilik kans untuk berkontestasi.

"Semoga pada akhirnya menemukan kalimat 'kalimatin sawa' kata sepakat kader terbaik dari Keluarga Besar PMII untuk dukung dan diperjuangkan bersama. Kader dimana pun ada koneksitas yang kohesif dalam mewujudan kolektifitas gerakan di IKA PMII dan bersilatisiyasah dalam artian saatnya tauhidusuf merapatkan barisan segenap potensi menyongsong even politik 2024,” ucap Endang.

Maksud dari menyongsong Politik 2024, kata Endang, apakah IKA PMII bakal digiring berpolitik atau menjadi bagian pendukung salah satu parpol/capres/kepala daerah saja. Menurutnya, kekuasaan tidak diwariskan melainkan direbut.

“Merebut kekuasaan adalah mengambil hak kita untuk mengelola negeri ini,” tegasnya.