INILAHTASIK.COM | Tragedi kecelakaan lalu lintas menimpa pasangan suami istri asal Garut yang sedang mengendarai sepeda motor, mengakibatkan keduanya tewas seketika di Jalan Raya Tasikmalaya Garut, tepatnya di kawasan Kampung Garunggang, Desa Tanjungsari, Kecamatan Salawu, pada Senin, 15 Desember 2025, sekitar pukul 10.45 WIB.
Korban adalah Dede Suherman warga Kampung Cipaku, Desa Mekarsari, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, dan Dedah Siti Jubaedah, warga Kampung Legok Desa Banyurasa Kecamatan Sukahening Kab. Tasikmalaya. Keduanya terlibat tabrakan yang menyebabkan mereka terlempar dari kendaraan, hingga mengalami cedera parah.
Sarif, salah satu warga yang berada tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP), menceritakan bahwa ia tidak menyaksikan peristiwa secara langsung karena sedang bekerja membersihkan rumput di pinggir jalan dengan posisi badan menghadap ke arah kanan dan membelakangi jalan raya.
“Tiba-tiba saya mendengar suara benturan yang sangat keras, diikuti dengan suara laki-laki yang menjerit. Saya bahkan sempat mendengar dia menjerit Allahu Akbar, sebelum akhirnya suara itu hilang,” ujar Sarif, yang nampak masih terkejut.
Setelah mendengar suara tersebut, Sarif langsung berlari ke arah lokasi dan melihat kondisi yang menyayat hati. “Saya melihat tubuh seorang perempuan terkapar di tengah jalan, berlumuran darah dan tak bergerak sama sekali. Tak jauh dari situ, ada sepeda motor yang terjatuh, dan di pinggir jalan juga ada tubuh laki-laki yang juga penuh darah,” katanya.
Karena kondisi korban yang cukup parah, tidak ada warga yang berani menyentuh tubuh mereka. Sarif kemudian segera melaporkan kejadian ke unit Laka Lantas Polres Tasikmalaya. Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP dan membawa kedua jenazah ke Rumah Sakit KHZ Mustafa untuk dilakukan pemeriksaan medis.
Kanit Gakum Polres Tasikmalaya, Ipda Arifin, ketika dikonfirmasi, membenarkan terjadinya kecelakaan yang menelan dua nyawa. “Benar, ada kecelakaan yang mengakibatkan dua orang meninggal langsung di TKP. Kedua korban adalah pasangan suami istri, Dede Suherman dan Siti Jubaedah dari Garut,” ungkapnya.
Namun, mengenai kronologi pasti bagaimana tabrakan tersebut terjadi, Ipda Arifin menyatakan bahwa masih dalam tahap penyelidikan. “Untuk kronologinya, kami masih menunggu laporan dari petugas yang sedang bekerja di lapangan. Semua informasi akan kami sampaikan setelah ada konfirmasi yang jelas,” tutupnya.











