Jadi Kadisporabudpar, Deddy Mulyana Usung Konsep APIK

Jadi Kadisporabudpar, Deddy Mulyana Usung Konsep APIK

KOTA TASIK, INILAHTASIK.COM | Setelah cukup lama kosong ditinggal pensiun, jabatan Kepala Dinas Pemuda Olah Raga Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tasikmalaya kembali terisi. Pj Wali Kota Cheka Virgowansyah melantik Deddy Mulyana sebagai Kadisporabudpar, Rabu 25 Januari 2023, di aula Bale Kota.

Usai dilantik, ditemui sejumlah wartawan, Deddy Mulyana mengatakan, ada empat hal yang akan coba diterapkan, pertama Adaptif, coba beradaptasi dengan semua hal, baik itu regulasi dan lainnya. Kemudian bekerja Produktif, sebab kita harus produktif harus bisa menghasilkan outcam dan output yang bisa berguna untuk Kota Tasik.

Lalu Inovatif, karena kalau tidak inovatif tidak akan ada variasi, kemajuan dan perkembangan, bahkan cenderung monoton. Terakhir yakni Kolaboratif, pihaknya akan terbuka terhadap masukan dari semua pihak, berkerja bersama untuk kemajuan Disporabudpar kedepan.

"Target pertama di bidang olah raga, kita akan coba kolaborasi dengan semua stakeholder di bidangnya supaya gelaran event bisa lebih terjadwal. Mimpi lainnya, mudah mudahan bisa mewujudkan sarana olah raga di Kota Tasik lebih merata, tidak hanya terfokus di Dadaha saja, minimal ditiap kecamatan ada sarana olah raga yang refresentatif," terang pejabat yang akrab disapa Dedi Otoy itu.

Disoal kepemudaan, pihaknya akan coba merangkul, memfasilitasi para pemuda dengan gaya kreativitas dan inovasi yang dimiliki mereka melalui optimalisasi pemanfaatan Gedung Creative Center.

"Untuk pengembangan pariwisata, Kota Tasik terkenal dengan sebutan Kota Santri, jadi kita akan coba kolaborasi dengan pondok pesantren untuk mengembangkan wisata religi, mengingat kultur santri di Kota Resik masih sangat kental," paparnya.

Kemudian, lanjut Dedi, yang menarik dari Kota Tasik ciri khas budayanya belum muncul, belum terekspose. Apa sih ciri khas budaya Kota Tasik. Pihaknya meyakini banyak seniman dan budayawan yang peduli terhadap seni dan budaya di Kota Tasik.