Opini  

Jalani Alur Ceritanya, Nikmati Prosesnya, Syukuri Apa Pun Hasil Yang Didapatkan

INILAHTASIK.COM | Kehidupan terus berjalan. Rasa bahagia, sedih, susah, gelisah akan terus ada memberikan bumbu-bumbu dalam kehidupan. Setiap rasa akan kita cicipi, sehingga kita akan tahu setiap rasa itu bisa datang dan ditempatkan dalam kondisi seperti apa. Tanpa perpaduan semua rasa, maka kehidupan ini akan terasa hambar.

Semenjak lahir hingga ajal menjemput pasti akan bertemu dengan masalah-masalah dalam kehidupan dunia. Apakah bisa dilalui?, tentu bisa selama itu masih menjadi rezeki dari Allah SWT. Pernahkah kalian mengalami gelisah saat dipertemukan dengan ujian-ujian kehidupan?

Waktu masih menginjak Sekolah Dasar, rasa gelisah menghampiri karena akan ujian untuk menentukan kelulusan. Dengan dijalani setiap alurnya, dinikmati setiap prosesnya toh ternyata bisa melewati semua itu, kita bisa lulus dari jenjang pendidikan Sekolah Dasar. Begitupun pada saat jenjang pendidikan SMP dan SMA bisa dilewati selama itu ada rezekinya untuk kita.

Atau mungkin pada saat mencoba hal-hal baru, diberikan tanggung jawab yang besar dan pertama kali mencobanya. Rasa gelisah terkadang menghampiri, apakah akan mampu atau tidak untuk menjalankannya.

Sesungguhnya berhasil atau tidaknya hal tersebut itu adalah yang terbaik menurut versi Allah SWT selaku Tuhan semesta alam. Kita sebagai hamba hanya bisa berusaha semaksimal mungkin sesuai dengan kapasitas kemampuan diri yang serba terbatas yang tidak bisa dibandingkan dengan sang pencipta alam semesta.

Yakinlah disetiap ujung alur cerita kehidupan yang menghampiri pasti akan ada akhir yang indah yang telah dipersiapkan Allah SWT untuk kita syukuri dan nikmati. Bersukurlah atas apa pun hasil yang didapatkan, baik itu yang sesuai dengan harapan atau pun hasil yang tidak sesuai dengan harapan.

Allah SWT tidak akan memberikan beban kepada hambanya diluar batas kemampuan hamba itu sendiri. Sebagaimana yang tertera dalam arti Q.S Al-baqarah ayat 286 “Allah tidak akan membebani seseorang melainkan dengan kesanggupannya. Dia (hamba) mendapat (pahala) dari kebajikan yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya. …”.

Apapun cerita kehidupan yang sedang dialami dan dijalankan saat ini, jalani, nikmati, syukuri dengan penuh kehidmatan dan tentunya dengan kejujuran. kita usahakan semampu dan sebisa kita untuk menjalankan kehidupan dunia ini, satu-satunya harapan hanya kepada Allah SWT yang maha mengetahui apa yang tidak diketahui oleh kita sebagai hamba.

Allah is my only hope.

Oleh: Leni Puspita Dewi
Mahasiswi UPI Kampus Tasikmalaya – Prodi PGPAUD

Bendahara Pengawas LINTAR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *