Kembangkan Wisata Alam Gunung Galunggung, Pemkab Tasikmalaya Teken MoU dengan PT Malawi

INILAHTASIK.COM | Optimalisasi pengelolaan Gunung Galunggung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya mengambil langkah strategis jalin kersajama dengan PT Malawi yang tak lain merupakan anak perusahaan Perhutani, ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) baru-baru ini.

Kerja sama ini bukan sekadar formalitas, melainkan lompatan besar yang bertujuan ganda, guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan dan membuka ratusan peluang lapangan kerja baru bagi warga lokal.

Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, menegaskan bahwa pengembangan pariwisata adalah salah satu ikhtiar utama pihaknya untuk mempercepat pembangunan daerah, di tengah tantangan pengurangan bantuan keuangan daerah oleh pemerintah pusat.

“Selama ini potensi wisata Galunggung belum memberikan kontribusi optimal terhadap PAD. Kedepan, sistem pengelolaan akan lebih transparan dan tidak akan ada lagi tiket ganda bagi wisatawan,” kata Bupati Cecep.

Kerja sama ini mencakup pengelolaan kawasan hutan seluas 270 hektare di sekitar Gunung Galunggung. Rencananya, pengelolaan penuh akan berada di bawah Pemkab Tasikmalaya pada tahun 2026. Untuk memastikan profesionalitas, BUMD PT Abhiyakta akan ditugaskan sebagai operator pengelola.

PT Malawi dan Pemkab Tasikmalaya siap menyulap kawasan ini menjadi destinasi unggulan yang mampu bersaing dengan kawasan wisata ternama lainnya. Masterplan pengembangannya disusun dengan memerhatikan kebutuhan rekreasi modern tanpa mengorbankan kelestarian alam.

“Hutan tetap harus kita jaga, sementara potensi wisatanya kita kembangkan,” ujar Bupati Cecep.

“Bayangkan saja, di masa mendatang, pengunjung akan menikmati beragam wahana baru mulai dari area bermain air yang aman untuk anak, fasilitas rekreasi keluarga yang lengkap,” tambahnya.

Tak hanya fokus pada PAD, pengembangan Gunung Galunggung dipastikan akan memberikan manfaat ekonomi langsung kepada masyarakat sekitar. 

Peningkatan jumlah wisatawan, ditambah dengan kebutuhan operasional wahana dan akomodasi baru, secara otomatis akan menciptakan peluang kerja baru, baik sebagai pengelola, penjual, maupun penyedia jasa wisata.

Kerja sama dengan PT Malawi ini merupakan buah dari upaya intensif Pemkab Tasikmalaya menjalin komunikasi dengan berbagai pihak. Sebuah langkah nyata yang diharapkan membawa Gunung Galunggung dan Kabupaten Tasikmalaya menuju babak baru pembangunan yang lebih gemilang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *