Ketuk Hati Pemerintah, FKHF Kab. Tasik Gelar Istighosah dan Do'a Bersama

kegiatan istighosah dan doa bersama digelar sebagai upaya dan perjuangan rekan rekan non ASN di Kabupaten Tasikmalaya

Ketuk Hati Pemerintah, FKHF Kab. Tasik Gelar Istighosah dan Do'a Bersama

KAB.TASIK, INILAHTASIK.COM | Ratusan anggota Forum Komunikasi Honorer Fanyakes (FKHF) Kabupaten Tasikmalaya mengadakan Istighosah dan do'a bersama untuk meminta pertolongan Alloh SWT, di Mesjid Jami As-Syifa RSUD SMC, Jum'at 30 September 2022.

Turut hadir DPD PPNI Kab. Tasik, MUI, Polres Tasikmalaya, Manajemen RSUD SMC, serta angota FKHF non ASN RSUD SMC dari berbagai profesi, serta Non nakes. 

Ketua Panitia Pelaksana, Rudi mengatakan bahwa kegiatan istighosah dan doa bersama digelar sebagai upaya dan perjuangan rekan rekan non ASN di Kabupaten Tasikmalaya, khususnya yang ada di RSUD SMC yang telah berjuang untuk mendapat kejelasan dan bisa diangkat menjadi PPPK atau ASN.

"Tak sedikit non ASN di Kab. Tasik yang menggantungkan nasibnya dari pekerjaan yang sudah digelutinya selama bertahun-tahun,” ungkap Rudi, Jum'at 30 September 2022.

Makanya hari ini, lanjutnya, kami menggelar istighosah dan doa bersama, meminta pertolongan dari Alloh, agar pemerintah pusat bisa terketuk hatinya, terbuka mata hatinya, dan berharap semua non ASN bisa diangkat jadi PPPK atau PNS.

Ketua FKHF RSUD SMC, Ikbal berharap dan memohon kepada Presiden Jokowi agar segera menerbitkan Peraturan Pemerintah atau lain, untuk mengangkat tenaga non ASN menjadi ASN atau P3K.

“Pemerintah diminta utamakan pengangkatan non ASN yang sudah lama mengabdi melalui tahapan seleksi. Selain itu, mohon jangan ada pemutusan hubungan kerja di 2023 akibat kebijakan Kemenpan RB,” tegas Rudi.

Pihaknya memohon adanya penataan sistem pada SDM nakes dan non nakes yang lebih baik dan ada kejelasan tentang nasibnya.

“Kami akan terus berupaya sampai pemerintah bisa mengindahkan nasib kami. Kami pun menyadari jika takdir itu milik Alloh, tapi usaha dan do’a milik kita. Tetap semangat jangan menyerah sampai bismillah menjadi Alhamdulillah,” tutupnya.