Komentar Pihak Desa Soal Warga yang Tinggal di Kandang Domba

Pihak pemerintah desa membantah tidak memperhatikan nasib Fauzan dan berdalih sedang mengupayakan mewujudkan rumah yang sudah dimakan usia milik warganya itu.

Komentar Pihak Desa Soal Warga yang Tinggal di Kandang Domba
Wawa Kuswanto

KAB. TASIK, INILAHTASIK.COM | Sebelumnya, dikabarkan ada satu keluarga di Kp. Cijulangadeg. Desa Mandalajaya, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya tinggal di Kandang Kambing lantaran tak punya biaya untuk membangun kembali rumahnya yang roboh, yaitu Fauzan bersama istri dan tiga anaknya.

Fauzan mengaku belum adanya perhatian dari pihak terkait atas kondisi yang dialaminya sekarang ini. Tak hanya itu, dirinya juga tak merasakan kucuran dana bantuan sosial yang tengah gencar digelontorkan oleh pemerintah berupa BPNT, BLT, PKH terkecuali pernah menerima bantuan dana Covid-19 di tahun-tahun sebelumnya.

Menaggapi hal itu, Kepala Urusan (Kaur) Perencanaan Desa Mandalajaya, Wawa Kuswanto membantah bahwa pihak pemerintah desa tidak memperhatikan nasib warganya itu, justru sedang mengupayakan untuk membantu mewujudkan rumah Fauzan yang sebetulnya bukan roboh dengan sendirinya melainkan dirobohkan akibat sudah lama tak terawat akibat tidak adanya kepedulian dari sang pemilik.

Baca Juga: Sudah Tinggal di Kandang Domba, Luput dari Bansos. Kasian Warga Tasik Ini!

“Ambruk bukan tidak diperhatikan oleh pemerintah, tapi dia (Fauzan) itu tinggal di rumah orang, kurang kepedulian terhadap rumah yang dia tinggali dan akhirnya rumah itu dimakan usia. Nah, tapi bukan ambruk, itu diambrukan karena dia lagi bikin rumah baru, dan untuk sementara dia tinggal di kandang kambing yang belum diisi kambing,” terangnya saat dikonfirmasi, Rabu 28 September 2022.

Wawa menegaskan, selama ini telah memberikan bantuan sesuai yang bisa diterima, mengingat pihaknya tidak dapat mengalihkan nama orang lain ke yang bersangkutan seperti berkaitan dengan program BPNT, PKH dan lain sebagainya.

“Dan kemudian untuk urusan rumah, baik finishing ataupun yang lainnya, kami akan berunding dengan kepala desa, dan atas kebijakan kepala desa,” tegasnya. (HE)