Lewat Tasik Gemas, Pemkot Tasikmalaya Dorong Gerakan Hidup Sehat hingga Raih Target CKG Jabar

INILAHTASIK.COM | Pemerintah Kota Tasikmalaya terus mengintensifkan program Tasik Gemas atau Gerakan Masyarakat Sehat sebagai strategi menurunkan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Program yang digagas Pemerintah Kota Tasikmalaya itu menitikberatkan pada upaya preventif dan promotif di bidang kesehatan, dengan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam membangun pola hidup sehat.

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, mengatakan Tasik Gemas merupakan program menyeluruh yang melibatkan berbagai perangkat daerah, dengan Dinas Kesehatan sebagai leading sector.

“Program ini menyasar aspek yang komprehensif, mulai dari pencegahan stunting, peningkatan layanan kesehatan, hingga pembudayaan pola hidup sehat. Output utamanya memang ada di Dinas Kesehatan, tetapi pelaksanaannya lintas sektor,” ujar Viman.

Menurut dia, semangat utama Tasik Gemas adalah mengolahragakan masyarakat agar tercipta kesehatan lahir dan batin. Salah satu implementasinya dilakukan melalui kegiatan senam bersama setiap Jumat pagi yang diinisiasi dari lingkungan Balai Kota Tasikmalaya.

“Kita ingin mengajak masyarakat bergerak untuk sehat. Spiritnya adalah bagaimana masyarakat ini sehat badannya, kuat jiwanya. Dengan gerakan sederhana tapi konsisten, dampaknya akan besar dalam jangka panjang,” kata Viman.

Selain mendorong aktivitas fisik, Pemkot Tasikmalaya juga memperkuat dukungan melalui program cek kesehatan gratis (CKG). Pada 2025, Kota Tasikmalaya tercatat berada di peringkat keempat di Jawa Barat dalam pelaksanaan program tersebut. Pemerintah menargetkan pada 2026 dapat naik menjadi peringkat pertama.

“Target kita tahun depan harus menjadi yang terbaik di Jawa Barat. Karena itu, seluruh dinas kami dorong melalui surat edaran agar berkontribusi aktif menyukseskan Tasik Gemas,” ujarnya.

Viman menambahkan, program Tasik Gemas juga selaras dengan gerakan nasional ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), yang menekankan pentingnya lingkungan sehat sebagai fondasi kesejahteraan masyarakat.

Sepanjang satu tahun pelaksanaannya, sejumlah capaian telah diraih. Dinas Kesehatan, misalnya, menggulirkan pemberian makanan tambahan dan suplemen bagi ibu hamil, balita, serta remaja putri sebagai langkah pencegahan stunting.

Selain itu, peningkatan pelayanan kesehatan anak dilakukan melalui pemberian Kartu Anak Sehat, serta penguatan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) melalui berbagai sosialisasi kepada masyarakat.

Di sisi infrastruktur, pemerintah juga melakukan pembangunan dan rehabilitasi sarana serta prasarana kesehatan guna menunjang kualitas layanan. Pemenuhan jaminan kesehatan nasional, khususnya bagi masyarakat miskin, turut menjadi prioritas agar akses layanan kesehatan semakin merata.

Sementara itu, Dinas Sosial berperan dalam aktivasi dan peningkatan akurasi data kepesertaan BPJS Kesehatan bagi masyarakat miskin berdasarkan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Langkah ini dinilai penting untuk memastikan bantuan dan jaminan kesehatan tepat sasaran.

Dengan pendekatan kolaboratif dan berbasis gerakan masyarakat, Pemkot Tasikmalaya berharap Tasik Gemas tidak sekadar menjadi program seremonial, melainkan gerakan kolektif yang berkelanjutan demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *