INILAHTASIK.COM | Sejumlah mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi menggelar penyuluhan bertema “Kesehatan Mental di Era Teknologi” di SMP Negeri 1 Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (27/11/2025).
Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan mental di tengah penggunaan gawai dan media sosial yang kian intens. Ketua pelaksana, Ardan, mengatakan pemahaman tersebut perlu diberikan sejak dini agar remaja mampu memanfaatkan teknologi secara sehat.
“Kita hidup di era serba digital dan serba cepat. Tanpa pemahaman yang tepat, teknologi justru bisa memberikan dampak buruk, salah satunya terhadap kesehatan mental,” ujar Ardan.
Penyuluhan yang diikuti siswa kelas IX A itu merupakan bagian dari tugas Mata Kuliah Literasi Teknologi Digital. Materi disampaikan secara interaktif, dengan beberapa topik utama, antara lain:
- Pengaruh teknologi terhadap kesehatan mental, termasuk fenomena fear of missing out (FOMO) yang sering dialami remaja di media sosial.
- Dampak penggunaan teknologi terhadap kecemasan sosial dan potensi kecanduan digital, serta cara mengenali tanda-tanda penggunaan gawai yang tidak sehat.
- Strategi menjaga keseimbangan hidup di era digital, seperti membatasi waktu layar, mengelola penggunaan media sosial, meningkatkan interaksi tatap muka, serta melakukan aktivitas offline yang menyenangkan.
Materi penyuluhan juga dirancang selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), yaitu SDG 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera, SDG 4 tentang pendidikan berkualitas, serta SDG 11 tentang kota dan komunitas yang berkelanjutan.
Suasana penyuluhan semakin hidup dengan sesi ice breaking dan tanya jawab. Para siswa tampak antusias mengajukan pertanyaan, sementara peserta yang mampu menjawab diberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi.
Kegiatan ditutup dengan pengambilan dokumentasi dan pembagian materi pendukung. Para mahasiswa berharap penyuluhan tersebut dapat membantu siswa lebih bijak dalam menggunakan teknologi serta menjaga kesehatan mental mereka dalam kehidupan sehari-hari.











