Masih Soal BBM, DPRD Kota Tasik Dikepung 12 Ormas

Massa aksi menyebut bahwa kenaikan harga BBM bukan karena naiknya minyak dunia yang justru sebenarnya malah turun.

Masih Soal BBM, DPRD Kota Tasik Dikepung 12 Ormas

KOTA TASIK, INILAHTASIK.COM | Selang satu hari dari tuntutan elemen mahasiswa, Gedung DPRD Kota Tasikmalaya kembali disambangi massa aksi dari gabungan Ormas dan LSM se-Tasikmalaya pada Jumat 09 September 2022.

Aksi yang dikomandani Ir. H. Nanang Nurjamil dan 12 ormas LSM ini diikuti sekitar 250 orang. Mereka menitikberatkan tuntutannya terkait soal kenaikan BBM dan RUU KUHP agar dibatalkan lantaran dinilai mencederai demokrasi terutama UUD 1945 pasal 28.

Nanang Nurjamil beralasan bahwa kenaikan harga BBM bukan karena naiknya minyak dunia yang justru sebenarnya malah turun, tapi karena APBN yang carut marut dan pemerintah pusat memaksakan pembangunan IKN yang memakan anggaran sebesar 466 T.

"Anggota DPR RI paling banyak melakukan korupsi dengan para oligarki dengan angka 168.6 T," ungkapnya.

"Subsidi BBM tidak mampu, tapi proyek IKN dikorupsi dengan angka triliunan. Ini jelas tidak pro rakyat," tuturnya.

Menurut Nanang, sekarang ini rakyat baru akan memulihkan ekonomi pascapandemi atau baru berusaha bangkit, tapi malah dihantam oleh kanaikan BBM subsidi.

"Makanya kami menyanyikan presiden bohong, karena apa yang disampaikan janji kampanye tidak akan melakukan ekspor dan menaikan BBM, faktanya naik, gilanya lagi DPR RI minta dua kali lipat dinaikan tahun ini, apa ini tidak gila kebijakan seperti ini," tegasnya.

Ia menyatakan bahwa kondisi saat ini merupakan hasil dari sebuah penghianatan dan ingkar janji politik.  Nanang pun menyebut, pada dasarnya di daerah tidak menyetujui kenaikan BBM. Hal itu, katanya, mengartikan tidak adanya kesepahaman antara DPR RI dan daerah.

"Kita akan turun aksi lagi apabila tidak ada tanggapan dari pusat beberapa hari kedepan atas surat yang dilayangkan melalui DPRD, hanya ini yang bisa kita lakukan secara konstitusional ya dengan aksi asal jangan anarkis, merusak karena ini gedung rakyat dan perbaikannya juga dari uang rakyat," tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Aslim, SH., berjanji bakal menindaklanjuti aspirasi yang peserta aksi dan akan langsung menyampaikannya kepada Ketua DPR RI dalam waktu sesingkat mungkin.

"Kami juga ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada peserta aksi yang berlaku tertib, aman serta tidak anarkis. Inilah kerjasama DPRD dan masyarakat Kota Tasikmalaya, mudah-mudahan harapan kita diqobul oleh Allah SWT," ucap Aslim. (Awen)