Nilai Konvensasi Turun, Warga Minta Armada Pasir Tak Lewat di Jalur RW 09 Sukajaya

Warga menyampaikan kembali ihwal konvensasi yang diterima ke-RW-an 09 Sukajaya terdampak aktivitas lalulintas armada pengangkut pasir dari galian Gunung Pasir Angin.

Nilai Konvensasi Turun, Warga Minta Armada Pasir Tak Lewat di Jalur RW 09 Sukajaya
Foto: Perwakilan warga RW 09 saat berbincang dengan Camat Bungursari bersama unsur Muspika .

KOTA TASIK, INILAHTASIK.COM | Puluhan warga Pasir Angin Boboko RW 09 Kelurahan Sukajaya mendatangi kantor Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya, Jumat 25 November 2021. Beberapa perwakilan warga diterima langsung oleh Camat Bungursari.

Kedatangan mereka guna menyampaikan kembali ihwal konvensasi yang diterima ke-RW-an 09 Sukajaya terdampak aktivitas lalulintas armada pengangkut pasir dari galian Gunung Pasir Angin.

Warga mengeluhkan dalam enam bulan terakhir konvensasi yang diterima RW 09 dari perusahaan galian pasir menurun jadi 5 ribu rupiah. Padahal berdasarkan kesepakatan awal sebesar 12 ribu rupiah dan sudah berjalan puluhan tahun tanpa kendala.

"Intinya kami minta konvensasi ke ke-RW-an 09 terdampak lalulintas armada pasir kembali sesuai kesepakatan awal, yakni Rp 12 ribu," kata Helmi Komara, Bendahara Karang Taruna Kelurahan Sukajaya Kecamatan Bungursari, saat ditemui di kantor kecamatan, Jumat 25 November 2022.

Ia menyebut, perubahan besaran konvensasi sejak enam bulan lalu, oleh pengelola lapangan yang baru. Padahal dengan pengelola lapangan sebelum sebelumnya tidak pernah ada komplain apapun kaitan dengan konvensasi tersebut. Bahkan sudah berjalan puluhan tahun tanpa ada masalah.

Dari informasi yang diterima, kata Helmi, pengakuan dari pengelola lapangan yang baru, katanya nilai konvensasi untuk masyarakat naik, tapi faktanya konvensasi yang diterima jadi 5 ribu rupiah.

Ia menegaskan bahwa uang konvensasi yang diterima ke-RW-an 09 dikumpulkan dan digunakan untuk kepentingan umum serta Karang Taruna, tidak digunakan untuk kepentingan pribadi. Seperti halnya kemarin, uang dari konvensasi digunakan untuk pembangunan sarana pendidikan keagaaman (Madrasah-red).

"Selama kesepakatan ini belum disetujui, untuk sementara lalulintas armada pengangkut pasir dilarang melintas ke wilayah RW 09 Sukajaya sampai ada kesepakatan bersama," tegas Helmi.