INILAHTASIK.COM | Upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan berbasis syariah terus digencarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya. Kali ini, edukasi dikemas dalam bentuk Tabligh Akbar dan sosialisasi keuangan syariah yang digelar di Masjid Agung Kota Tasikmalaya.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program Gerakan Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah (GERAK Syariah) yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah. Lebih dari 5.000 jamaah Majelis Taklim Masjid Agung (MTMA) Kota Tasikmalaya memadati area masjid, dengan mayoritas peserta merupakan perempuan dan ibu rumah tangga.
Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, menekankan pentingnya sikap cerdas dalam mengelola keuangan, terutama di tengah pesatnya perkembangan layanan digital. Ia mengingatkan masyarakat untuk memegang prinsip “2L”, yakni Legal dan Logis, sebelum memutuskan menggunakan produk jasa keuangan.
“Masyarakat harus memastikan lembaga keuangan yang digunakan memiliki izin resmi dan diawasi OJK. Selain itu, setiap tawaran investasi atau pinjaman perlu disikapi secara rasional,” ujarnya disela kegiatan, Rabu 25 Februari 2026.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat lebih berhati-hati menjaga data pribadi, seperti nomor identitas, PIN, kata sandi, hingga kode OTP, guna mencegah potensi penyalahgunaan yang berujung pada kejahatan finansial.
Dalam kesempatan itu, OJK Tasikmalaya juga turut menyosialisasikan layanan pengaduan konsumen yang dapat diakses melalui WhatsApp resmi OJK maupun dengan datang langsung ke kantor OJK. Langkah ini diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus perlindungan bagi masyarakat dalam bertransaksi.
Tabligh Akbar semakin khidmat dengan tausiyah yang disampaikan oleh KH Abdurrahman Yuri Ramdho Ganendra. Dalam ceramahnya, ia mengangkat tema pentingnya mengatur keuangan sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual seorang muslim.
“Keuangan yang tertata adalah cerminan syukur dan bentuk menjaga amanah. Dengan pengelolaan yang baik, ibadah pun menjadi lebih tenang dan berkah,” tuturnya di hadapan ribuan jamaah.
Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan Dewan Syariah Nasional-MUI Kota Tasikmalaya dan pengurus Majelis Taklim Masjid Agung, menandai kolaborasi antara otoritas jasa keuangan, tokoh agama, dan komunitas dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah di daerah.
Melalui edukasi yang menyentuh langsung komunitas perempuan dan keluarga, Nofa berharap kesadaran terhadap perencanaan keuangan, pengendalian pengeluaran, serta pemanfaatan produk keuangan syariah yang aman semakin meningkat.
Ke depan, program GERAK Syariah akan terus diperluas agar literasi dan inklusi keuangan syariah tumbuh merata dan berkelanjutan di tengah masyarakat.











