INILAHTASIK.COM | Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Tasikmalaya menggelar Workshop Seni Tari bagi guru-guru seni dari tingkat PAUD, TK, SD, hingga SMP.
Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional tahun 2025. Workshop bertema “Perspektif Seni Tari dari Teori Menuju Implementasi” ini berlangsung selama tiga hari, mulai Sabtu, 15 November 2025, hingga Senin, 17 November 2025, di gedung PGRI Kab. Tasikmalaya.
Ketua Panitia, H Ade Dasmana SPd, MM.Pd, mengungkapkan tujuan utama dari workshop ini adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada guru-guru seni mengenai implementasi teori seni tari dalam praktik.
“Kami berharap para guru seni, setelah memahami teori dari buku pelajaran, dapat langsung mengimplementasikannya melalui gerakan yang diperagakan oleh ahlinya,” ujarnya.
Asri Tri Lestari, Dosen dan Guru Seni Tari dari Kopertis Wilayah IV Jawa Barat hadir sebagai pemateri pada kegiatan workshop tersebut. Kehadiran Asri diharapkan dapat memberikan wawasan baru dan teknik-teknik praktis yang dapat diterapkan dalam pembelajaran di sekolah.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para guru seni di Kab. Tasikmalaya. Pada hari pertama, ratusan guru dari berbagai kecamatan antusias mengikuti workshop. Tesi, seorang peserta dari Kec. Karangnunggal, mengungkapkan bahwa ini adalah kesempatan yang baik untuk meningkatkan kemampuan kami dalam bidang seni tari.
Senada dengan itu, Arif Suhendar, guru seni dari Kecamatan Ciawi, menambahkan bahwa workshop ini memberikan wawasan baru yang sangat dibutuhkan.
“Selama ini, pembelajaran seni tari di sekolah lebih banyak terpaku pada materi teori dari buku pelajaran, kami sering kesulitan untuk mengimplementasikan dalam bentuk gerakan langsung. Melalui workshop ini, kami berharap tidak akan lagi merasa bingung,” katanya.
Ketua PGRI Kabupaten Tasikmalaya, Unang Arifin S.Pd, menyampaikan harapannya agar para guru seni dapat segera mengimplementasikan pengetahuan yang didapat dari workshop ini kepada murid-muridnya.
“Kedepan, kami berharap siswa-siswa di Kab. Tasikmalaya dapat meraih banyak prestasi, khususnya di bidang seni, dalam ajang FLS2N (Festival Lomba Seni Siswa Nasional),” pungkasnya.











