Petisi KAMMI Soal Kenaikan Harga BBM

KAMMI menilai slogan saat memperingati HUT ke-77 RI “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat” adalah angan-angan semata.

Petisi KAMMI Soal Kenaikan Harga BBM

KOTA TASIK, INILAHTASIK.COM | Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) turun ke jalan menyuarakan terkait kenaikan BBM yang diberlakukan dan diumumkan Pemerintah pusat pada hari Sabtu 03 September 2022, Pukul 14.30 WIB dengan besaran sekitar 30%.

Menindaklanjuti hal itu, KAMMI menggelar mimbar untuk menyerap aspirasi masyarakat dengan menandatangani petisi penolakan kenaikan BBM di sekitaran Alun-alun Kota Tasikmalaya

Petisi tersebut ditunjukkan kepada anggota Dewan di kantor DPRD Kota Tasikmalaya sebagai bukti bahwa seluruh elemen lapisan masyarakat menolak adanya kenaikan BBM. KAMMI pun mendatangi kantor DPRD pada Pukul 13.30 WIB untuk melakukan audiensi.

Ketua Umum KAMMI daerah Tasikmalaya, Nandang Kurniadi mengaku sangat menyayangkan keputusan Pemerintah yang membebankan kenaikan tarif BBM dan tidak berpihak pada rakyat.

Menurutnya, slogan saat memperingati HUT ke-77 RI “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat” adalah angan-angan semata.

“Justru ini yang berimbas buruk kepada target Pemerintah untuk memulihakan ekonomi. Kami mengambil sikap mendesak pemerintah menurunkan harga BBM dan menolak adanya wacana tiga periode presiden,” tuntutnya.

Sementara itu, Perwakilan Perempuan KAMMI, Lulu Salsabila menyampaikan, kenaikan BBM menyebabkan efek domino yang luas dan tidak hanya berimbas pada sektor industrial juga rumah tangga, tapi  harga pangan semakin mencekik. Belum lagi angka kemiskinan dan stunting yang masih tinggi di daerah Tasikmalaya. KAMMI berharap pemerintah melakukan evaluasi dan menurunkan harga BBM

Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Aslim, SH., yang sempat menerima peserta audiensi menegaskan bahwa pihaknya menolak atas kenaikan BBM lantaran berimbas ke semua lapisan masyarakat.

"Pemerintah daerah dan DPRD lagi menyelesaikan dalam penyesuaian tarif angkutan salah satunya karena dampak kenaikan BBM,” ungkap Aslim. (Awen)