INILAHTASIK.COM | Yayasan Padi Nusantara Sejahtera kembali menemukan potret warga miskin ekstrem di Kota Tasikmalaya yang tidak mendapat perhatian pemerintah. Solih (85), warga Cibihbul RT 004 RW 003 Kelurahan Talagasari Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya, menjadi contoh nyata betapa beratnya hidup yang dialami oleh sebagian warga di kota ini.
Kondisi Solih cukup memprihatinkan. Ia telah menderita stroke selama tujuh tahun dan tidak bisa melakukan apa-apa lagi. Ingatannya juga sudah mulai lemah dan cenderung takut ketika berinteraksi dengan orang lain.
Ketika pengurus Yayasan Padi Nusantara Sejahtera datang untuk menyalurkan bantuan beras dan uang tunai, Solih tampak sangat terkejut dan ketakutan.
“Di tengah euforia peringatan hari jadi Kota Tasikmalaya, di tengah kebahagiaan para pejabat menikmati setiap rangkaian hari jadi, di pinggiran kota, tepatnya di Cibihbul Kawalu, terdapat seorang lansia renta yang luput dari perhatian,” kata Yanuar M Rifqi, pengurus Yayasan Padi Nusantara Sejahtera, kepada wartawan, usai memberikan bantuan untuk Solih, Minggu 26 Oktober 2025.
Yanuar menambahkan bahwa Solih tidak pernah menikmati bantuan apa pun dari pemerintah. Di usia senjanya, Solih harus menerima kenyataan pahit yang harus dihadapi. Penyakit stroke yang menyerangnya menjadikan dirinya tak bisa apa-apa.
Pihaknya berharap bahwa kasus seperti ini dapat menjadi perhatian serius dari pemerintah, untuk lebih memperhatikan warga miskin ekstrem di Kota Tasikmalaya.
Dengan adanya bantuan dan perhatian dari pemerintah, diharapkan warga miskin ekstrem seperti Solih dapat hidup lebih sejahtera dan dignitasnya sebagai manusia dapat terjaga.











