Pria Bertopi Panci Ini Luput Perhatian Pemerintah

Bapak paruh baya ini mengaku bernama Budiman asal Citapen, Empangsari Kota Tasikmalaya.

Pria Bertopi Panci Ini Luput Perhatian Pemerintah

KOTA TASIK, INILAHTASIK.COM | Dalam aksi unjuk rasa kenaikan BBM di Gedung DPRD Kota Tasikmalaya Jumat 09 september 2022, ada yang mencolok dan menjadi pusat perhatian para aksi maupun maayarakat.

Seorang bapak berusia sekitar lima puluh tahunan menengteng penggorengan atau wajan, bertopi panci dan berkalungkan karton bekas dengan tulisan "Tolong !! Presiden RI, Kemensos RI, mana!! Kompensasi BBM", sambil pukul-pukul penggorengan pakai sendok makan.

Bapak paruh baya ini mengaku bernama Budiman asal Citapen, Empangsari Kota Tasikmalaya.

Dirinya satu dari sekian banyak masyarakat yang tidak pernah mendapatkan bantuan pemerintah selama pandemi, ditambah bantuan imbas dari kenaikan BBM.

"Saya tidak mengerti dan paham sistem pendataannya seperti apa, sehingga saya tidak pernah terdaftar sebagai penerima bantuan dari pemerintah," kata Budiman.

"Saya sudah menanyakan kepada pemerintahan terbawah dengan jawaban yang sama, tetap tidak tau. Sedangkan, ada yang mampu bahkan PNS mendapatkan bantuan," terangnya.

Pria berprofesi juru parkir di salah satu Apotek ini punya satu istri dan dua anak yang masih sekolah. Penghasilan dari parkir pun tak menentu, bahkan buat makan saja tidak cukup.

Budiman datang ke Gedung DPRD untuk menyampaikan kepada wakilnya, dan berharap ada suatu kejelasan juga jalan teebaik mengenai apa yang dialaminya. (Awen?