INILAHTASIK.COM | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) penanganan pohon tumbang, di aula BPBD, Rabu 17 September 2025. Hadir pada kegiatan tersebut Wakil Wali Kota, Rd Diky Candranegara, Sekretaris Daerah, Asep Goparulloh, Asisten Pemerintahan dan Kesra, H Riza Setiawan.
Wakil Wali Kota Rd Diky Candranegara, menyampaikan bahwa dalam beberapa pekan terakhir sebagian besar wilayah Indonesia sedang landa hujan ekstrim. Di Kota Tasikmalaya banyak terdapat pohon, baik dari sisi jenis, usia dan lainnya berpotensi tumbang.
Menurutnya, perlu kerjasama lintas sektoral, karena ini bukan hanya soal tentang menebang pohon, tapi langkah yang diambil harus berdasarkan hasil kajian dan penelitian oleh ahli di lapangan.
“Pentingnya kerjasama sektoral, salah satunya kaitan dengan anggaran penebangan pohon. Mengingat ruas jalan di Kota Tasikmalaya tidak semuanya milik pemkot, beberapa diantaranya merupakan milik provinsi dan pusat. Termasuk penggunaan anggaran, apakah bisa dari APBD atau tidak,” kata Diky.
“Jangan sampai niatnya sudah baik, tapi kalau caranya salah bisa jadi dipersalahkan juga. Sementara masyarakat tidak semua paham tentang kewenangan, apakah itu milik provinsi atau pusat. Yang disalahkan pasti pemerintah daerah,” tambahnya.
“Mudah-mudahan hasil rakor ini dapat segera menentukan langkah untuk membuat regulasi, entah itu dalam bentuk Peraturan Wali Kota atau lainnya yang bisa dan mampu melindungi pelaksanaan pekerjaan,” pungkas Diky.











