Rumah Semi Permanen Ambruk di Cineam, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta

Rumah milik Hendarwan warga Kampung Cigarukgak RT 004 RW 007, Desa Ciampanan, Kecamatan Cineam rata dengan tanah usai ambruk akibat kayu pada bangunan tersebut sudah lapuk. Selasa (17/02/26). Foto | Dok. Tagana

INILAHTASIK.COM | Sebuah rumah milik warga di Kampung Cigarukgak RT 004 RW 007, Desa Ciampanan, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, roboh pada Selasa siang, 17 Februari 2026, sekitar pukul 11.00 WIB.

Rumah milik Hendarwan (44) itu ambruk diduga akibat konstruksi kayu penyangga yang sudah lapuk dan tak lagi mampu menahan beban bangunan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Berdasarkan informasi di lapangan, rumah semi permanen tersebut memiliki tinggi tembok sekitar 30 sentimeter dengan dinding berbahan anyaman bambu. Saat kejadian, bagian atap dan rangka bangunan runtuh hingga rata dengan tanah.

Akibat kejadian itu, tiga jiwa dari satu kepala keluarga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat dan tetangga terdekat. Warga sekitar secara gotong royong membantu membersihkan puing-puing bangunan serta memilah material yang masih bisa digunakan kembali.

Wakil Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Ayatulloh Romdhoni, mengatakan pihaknya telah melakukan asesmen awal di lokasi kejadian.

“Kami sudah melakukan pendataan dan koordinasi dengan pemerintah desa. Tidak ada korban jiwa, namun kondisi rumah mengalami rusak total dan tidak bisa ditempati lagi,” ujar Ayatulloh.

Ia menambahkan, kebutuhan mendesak bagi keluarga terdampak saat ini di antaranya terpal, kasur atau alas tidur, selimut, serta bantuan sembako untuk menunjang kebutuhan sehari-hari.

“Untuk sementara korban tinggal di rumah kerabat. Hasil komunikasi dengan berbagai pihak memang belum ada tindak lanjut konkret karena keterbatasan biaya. Kerugian ditaksir mencapai Rp 52.500.000. Kami berharap ada perhatian dan bantuan dari berbagai pihak agar keluarga ini bisa segera mendapatkan hunian yang layak,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *