Selaraskan Visi dan Langkah Menuju Swasti Saba, FKS Kota Tasikmalaya Adakan Pelatihan Tata Kelola Kelembagaan

INILAHTASIK.COM | Pasca pengukuhan dan pelantikan pada Agustus lalu, Forum Kota Sehat (FKS) Kota Tasikmalaya berlari cepat untuk menyamakan misi dan gerak kelembagaan dengan melaksanakan pelatihan Tata Kelola Kelembagaan bagi Forum Komunikasi Kecamatan Sehat dan Pokja Kelurahan Sehat se-Kota Tasikmalaya.

Bimtek ini dilaksanakan di Aula Bapelitbangda, pada 15-16 September 2025. Untuk efektivitas pelatihan ini dibagi 2 Gelombang. Hari Senin untuk Kecamatan Cibeureum, Tamansari, Kawalu dan Purbartu, sisanya di hari Selasa yaitu Kecamatan Indihiang, Tawang, Bungursari, CIpedes, Mangkubumi dan Cihideung.

Ketua Harian FKS Kota Tasikmalaya, H Undang Hendiana, menyatakan bahwa sesuai dengan RPJMD Kota Tasikmalaya yaitu mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan kesejahteraan sosial dengan sasaran meningkatnya derajat kesehatan. 

Maka, kata Undang, eksistensi kelembagaan Forum Kota Sehat dan turunannya di Kecamatan dan Kelurahan harus berprinsip kemitraan, pemberdayaan masyarakat, pemerataan dan keberlanjutan.

“Mari kita mulai secara bertahap, dari hal sederhana yang disepakati, dan lebih mengutamakan proses bahwa masyarakat harus menjadi bagian dari kolaborator pembangunan,” ujarnya. 

Adapun Swasti Saba sesungguhnya, lanjut dia, merupakan predikat penilaian dua tahunan dari sebuah proses dan komitmen pemerintah Kota Tasikmalaya beserta seluruh pemangku kepentingan termasuk masyarakat yang diwakili forum didalamnya.

“Kita sudah pernah meraih predikat tertinggi Swasti Saba Wistara di 2017 lalu, namun absen di enam tahun terakhir karena terkait persyaratan minimal yang belum terpenuhi. Di 2025 ini kita sudah memenuhinya dan kita berikhtiar memulai kembali untuk meraihnya. Secara bertahap terus meningkat hingga Wistara Paripurna,” jelasnya. 

“Swasti Saba bukan sekedar perlombaan tetapi penilaian kinerja pemerintah daerah dalam mewujudkan Kota Sehat,” tambah Undang. 

Perwakilan peserta yang juga Ketua FKKS Cibeureum, Davi Dzulfiqar, menyatakan apresiasi kepada FKS Kota Tasikmalaya yang telah berinisiatif menyelenggarakan bimtek ini, karena memang secara kelembagaan di kecamatan dan kelurahan baru revitaliasi Agustus lalu, harus terus ditumbuhkan, dikembangkan, serta diselaraskan arah dan langkahnya.

“Ditengah berbagai keterbatasan seperti anggaran dan lainnya maka kita mulai dari ruang untuk melakukan skala prioritas dan inovasi serta efisiensi. Yang paling penting pola hidup sehat yang berkualitas dapat menjadi habitus masyarakat sehingga kota yang bersih, aman, nyaman dan sehat menjadi tempat yang layak untuk kita bisa hidup bersama,” ujar Davi.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan, Deni Sonjaya, menambahkan sebanyak 168 orang peserta terdiri dari Ketua dan Sekretaris FKKS, Ketua dan Sekretaris Pokja Kelurahan, serta Kasie Kesra Kecamatan mengikuti pelatihan tata kelola kelembagaan FKS, yang dilaksanakan selama dua hari tanggal 15 dan 16 September 2025.

“Tujuan pelatihan ini agar FKKS dan Pokja Kelurahan memamahami tata kelola kelembagaan. Karena kelembagaan sebagai pintu gerbangnya dalam penilaian kabupaten/kota sehat yang di nilai 2 tahun sekali setiap tahun ganjil,” kata Deni. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum Forum Kota Sehat dr. Elvira Kamarow Putri, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan, Kabid PPM Bapelitbangda, Ketua Harian FKS, serta pengurus kota sehat. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *