INILAHTASIK.COM | Rumah milik Ii Sutinah, warga Kampung Nangela RT. 01 RW. 06, Kelurahan Cigantang, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, ambruk dengan kondisi genteng hancur berantakan hingga nyaris tak ada atap.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar Pukul 10.00 WIB. Kondisi rumah Ii Sutinah memang sangat memprihatinkan, begitu pula dengan kondisi ekonominya. Demikian ungkap warga sekitar, Soni, Minggu 26 Oktober 2025.
Ia menyebut, setiap diguyur hujan, sang pemilik rumah selalu merasa was was, lantaran kondisi tiang penyangga sudah rapuh, dinding lapuk, dan ada retakan-retakan panjang seperti urat-urat tua yang menahan beban terlalu lama.
“Sudah lama terabaikan oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya, padahal kami sudah berulang kali melaporkannya kepada kelurahan dan kecamatan. sempat diinjau, namun tidak ada tindaklanjutnya,” ucap Soni.
Ia pun berharap di momentum Hari Jadi Ke-24 Kota Tasikmalaya, pemerintah bisa memperhatikan kondisi rumah sekaligus ekonomi Ii Sutinah, agar peristiwa serupa tidak terulang lagi, serta tidak terjadi kesenjangan ekonomi yang sangat tinggi.
“Saya kecewa karena laporannya hanya dipandang sebelah mata, tanpa menindaklanjuti rumah yang hampir rata dengan tanah. Pemerintah memang wajib memperhatikan rumah warga yang hampir roboh, karena hal ini berkaitan erat dengan hak dasar warga atas tempat tinggal yang layak dan aman,” ungkapnya.
Kewajiban ini, lanjutnya, diwujudkan melalui berbagai peraturan dan program yang ditujukan untuk penanganan rumah tidak layak huni (RTLH).
“Pemerintah daerah memiliki wewenang dalam penyelenggaraan pembangunan perumahan, termasuk pengawasan, fasilitasi, dan koordinasi untuk penyediaan rumah bagi warganya,” tandasnya.











