INILAHTASIK.COM | Kabar gembira datang bagi masyarakat Kabupaten Tasikmalaya. RSUD KHZ Musthafa kini telah mampu memberikan layanan penanganan kanker secara lebih komprehensif, sehingga sebagian besar pasien tidak lagi harus dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan perawatan.
Direktur RSUD KHZ Musthafa, Elli Hendalia, menyampaikan bahwa peningkatan layanan kanker ini merupakan hasil pengembangan fasilitas serta penguatan sistem pelayanan kesehatan yang telah dilakukan secara bertahap selama beberapa tahun terakhir. Menurutnya, langkah tersebut bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas.
“Alhamdulillah, saat ini RSUD KHZ Musthafa sudah bisa melayani penanganan kanker. Sejak 2011 kami terus dimaksimalkan melalui program pengampuan agar akses layanan semakin mudah dan kualitas pelayanan semakin baik,” ujar Elli, kepada wartawan, disela peninjauan ruang pelayanan kanker, Senin 6 April 2026.
Ia menjelaskan, keberadaan gedung baru khusus pelayanan kanker menjadi salah satu faktor penting dalam peningkatan kualitas layanan di RSUD KHZ Musthafa. Dengan fasilitas yang lebih memadai, berbagai jenis kanker kini dapat ditangani langsung di Tasikmalaya.
“Sekarang hampir semua jenis kanker sudah bisa dilayani di sini. Kasus yang paling banyak adalah kanker darah. Screening dilakukan secara langsung dan kemoterapi juga sudah berjalan dengan baik,” katanya.
Dengan tersedianya layanan tersebut, Elli menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu lagi melakukan perjalanan jauh ke kota besar untuk mendapatkan penanganan kanker, kecuali untuk layanan tertentu yang masih membutuhkan fasilitas khusus.
“Warga tidak harus ke Bandung atau ke kota lain, cukup berobat di RSUD KHZ Musthafa. Hanya untuk radioterapi saja yang sementara ini masih harus dirujuk ke Bandung,” jelasnya.
Dari sisi sumber daya manusia, RSUD KHZ Musthafa juga telah diperkuat dengan tenaga medis spesialis, mulai dari dokter bedah onkologi hingga konsultan hemato onkologi, sehingga pelayanan dapat dilakukan secara lebih optimal dan terintegrasi.
Sementara itu, Apoteker Madya Farmasi Klinik RSUP Hasan Sadikin Bandung, Istaini Diniarti, menjelaskan bahwa RSUP Hasan Sadikin memiliki peran sebagai rumah sakit pengampu regional untuk layanan kanker di Jawa Barat. Peran tersebut diberikan oleh Kementerian Kesehatan untuk membantu pengembangan layanan di rumah sakit daerah.
“RS Hasan Sadikin mendapat amanah dari Kementerian Kesehatan sebagai rumah sakit regional yang mengampu rumah sakit daerah di Jawa Barat dalam pelayanan kanker,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk memastikan sarana, prasarana, serta sumber daya manusia di RSUD KHZ Mustafa dapat terus ditingkatkan.
“Jika ada kekurangan sarana, prasarana, SDM, maupun alat kesehatan di RSUD, kami akan memberikan dukungan agar layanan kanker di daerah dapat berjalan maksimal,” katanya.
Terkait kesiapan RSUD KHZ Mustafa, pihaknya telah melakukan penilaian awal dan menilai fasilitas yang tersedia sudah cukup memadai, meskipun verifikasi lapangan masih akan dilakukan untuk memastikan standar pelayanan terpenuhi.
“Dari assessment awal, kami melihat SDM, prasarana, dan alat kesehatan sudah cukup baik. Namun kami tetap akan melakukan konfirmasi langsung ke lapangan untuk melihat apa saja yang masih perlu diperbaiki,” ungkapnya.











