TIA 2022, Upaya Pacu Tingkatkan Inovasi Daerah di Kab. Tasik

Tema Kegiatan tahun ini adalah “Membudayakan Pelaksanaan Pembangunan Berbasis Inovasi”

TIA 2022, Upaya Pacu Tingkatkan Inovasi Daerah di Kab. Tasik

KAB.TASIK, INILAHATSIK.COM | Wujud implementasi Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan dijabarkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah.

Pemda diharuskan untuk melakukan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahannya, dimana hal ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan publik, meningkatkan pemberdayaan dan peran serta masyarakat, serta untuk meningkatkan daya saing daerah.

Pemkab Tasikmalaya, melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah berinisiatif memberi pengarahan, membantu dan menjembatani semua pemrakarsa (pengusul-red) inovasi, menjaring dan menampung inovasi di Kabupaten Tasikmalaya melalui “Tasikmalaya Innovation Awards (TIA)” Tahun 2022, baik dari OPD maupun masyarakat umum.

Kepala Bappelitbangda Kab. Tasikmalaya, H Ahmad Muksin SH, MM menuturkan, tema Kegiatan tahun ini adalah “Membudayakan Pelaksanaan Pembangunan Berbasis Inovasi” yang dimaksudkan untuk menciptakan budaya inovasi di lingkungan pemkab dan masyarakat umum dalam rangka peningkatan kinerja,  pelayanan publik  dan  daya  saing  daerah.

Hal tersebut, lanjutnya, diharapkan dapat membantu percepatan pembangunan di daerah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Sedangkan tujuan dari kegiatan ini, kata Ahmad, pertama untuk memacu dan memotivasi OPD dan masyarakat untuk meningkatkan kreativitas serta inovasi sesuai dengan karakteristik masalah, dan  kebutuhan  masyarakat di daerah.

Kemudian, dalam rangka mendorong peningkatan kinerja dan pelayanan masyarakat yang efisien dan efektif, sesuai dengan kebijakan pembangunan di Kabupaten Tasik, mewujudkan penerapan Good Governance.

Lalu, meningkatkan perluasan   informasi mengenai kreativitas dan inovasi yang dilakukan oleh setiap perangkat daerah dan unsur lainnya kepada masyarakat luas.

Tak hanya itu, ini juga untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses kreatif dan inovatif sebagai wujud keterlibatan masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Yang terakhir, untuk memberikan    penghargaan kepada unsur    masyarakat dan perangkat daerah   yang berhasil menerapkan   kreativitas dan inovasinya dalam  memberikan nilai kemanfaatan bagi masyarakat, sekaligus sebagai Reinforcement (penguatan-red) perangkat daerah dan masyarakat untuk menumbuhkan budaya inovasi di lingkungan masing-masing.

Sementara itu, Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan, Atep Dadi Sumardi ST, MT menambahkan, kegiatan ini berlangsung dari tanggal 9 Maret sampai 22 Juli 2022.

"Prosesnya, mulai tahapan penjaringan dan pendaftaran inovasi daerah, seleksi administrasi, presentasi, wawancara, peninjauan lapangan, penetapan pemenang dan pemberian penghargaan," terang Atep usai penyerahan penghargaan bersamaan dengan upacara HUT RI di komplek Gebu, Rabu 17 Agustus 2022.

Ia menyebut, penilaian dalam proses seleksi melibatkan unsur Pimpinan Tinggi Pratama, unsur Praktisi, serta Akademisi.

Lebih lanjut, Atep menjelaskan, pada kegiatan kali ini telah terjaring inovasi daerah sebanyak 45 inovasi. Dari 45 inovasi tersebut, ditentukan 12 nominator yang masuk dalam proses penilaian selanjutnya, dan terakhir ditetapkan sebagai pemenang “Tasikmalaya Innovation Awards” Tahun 2022.

Untuk kategori Perangkat Daerah, lanjut Atep, juara 1 diraih oleh UPT Puskesmas Sukahening atasnama dr. Hendri Okarisman, dengan inovasinya “SMART” atau Satuan Tugas Bersama Rangger Anti Stunting.

Juara 2 nya diraih oleh SDN Cirangkong 1 Desa Cikeusal Kecamatan Tanjungjaya, dengan inovasinya “Stasiun TV Lokal Sekolah”. Juara 3, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tasikmalaya, dengan inovasinya “Inovasi Pelayanan Kependudukan dan Pencatatan Sipil” (Rekdisamposansil, Medar Kacapi dan Si Anaking).

Sedangkan untuk kategori umum, Juara 1 nya diraih Asep Mustopa dan Asep Didin, dengan inovasinya ”Pemantauan Lahan Sawah Untuk Meningkatkan Produktivitas Tanam Padi Berbasis IoT (Tantram).

Juara 2 nya, Wawan Widarmanto S.Ag dengan inovasinya “Pembinaan Rutin Seratus Guru (Biru Seru), dan Juara 3, Dedeh Mulyawati SP, dengan inovasinya “Diagnostic Reading Managerial Sekolah Kreatif Inovatif di Masa Pandemi”.

Para pemenang, kata Atep, masing-masing berhak memperolah penghargaan berupa uang pembinaan, tropi, sertifikat, laptop untuk masing-masing Juara 1 dan smartphone untuk Juara 2 dan 3.

Hadiah ini bersumber dari hasil kolaborasi Bappelitbangda Kabupaten Tasikmalaya didukung para sponsor seperti, Bank BJB Cabang Singaparna, Perumda Tirta Sukapura, PT. BPR Cipatujah Jabar (Perseroda), BPR Artha Galunggung, BPR Artha Sukapura dan BRI Cabang Singaparna.

Menurutnya, tujuan dari pemberian penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi Pemkab kepada para pemrakarsa inovasi di Kabupaten Tasikmalaya. 

Pihaknya berharap kedepan inovasi ini menjadi motivasi untuk dijadikan budaya kerja dari perangkat daerah dan masyarakat umum, guna menjawab berbagai permasalahan dan tantangan dalam penyelenggaraan pembangunan daerah di Kabupaten Tasik.

Hal itu tak lain, untuk dapat meningkatkan nilai kebermanfaatan yang jauh lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya. pungkas Atep.