UMTAS dan ‘Aisyiyah Kota Tasikmalaya Dorong Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik Berbasis Digital

Foto bersama para peserta usai kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk implementasi GRASS yang berlangsung di Kampus UMTAS. Kamis (02/04/2026).

INILAHTASIK.COM | Upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan terus diperkuat melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan organisasi masyarakat. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) bersama Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Tasikmalaya melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat bertajuk Implementasi GRASS: Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik Berbasis WhatsApp Group di lingkungan PDA Kota Tasikmalaya.

Program ini merupakan bagian dari hibah RisetMU Batch IX Tahun 2025 yang digagas Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagai kontribusi akademisi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UMTAS, Asep Setiawan S.Kep. Ners, M.Kep, menegaskan bahwa keterlibatan perguruan tinggi dalam program tersebut merupakan wujud nyata pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, terutama dalam pengabdian kepada masyarakat.

“Keterlibatan perguruan tinggi dalam program ini merupakan bagian dari komitmen tridharma, khususnya pengabdian kepada masyarakat, sehingga kehadiran kampus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Ketua pelaksana kegiatan, Ida Rosidawati, S.Kep. Ners, M.Kep, menjelaskan bahwa pendekatan berbasis teknologi digital dipilih untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antar kader serta masyarakat.

“Pemanfaatan WhatsApp Group membuat penyampaian informasi kesehatan menjadi lebih cepat, koordinasi lebih mudah, dan pemantauan lingkungan dapat dilakukan secara responsif oleh masyarakat,” ujarnya, disela kegiatan yang berlangsung di Kampus UMTAS, Kamis 2 April 2026.

Program “1 Rumah 1 Jumantik” menitikberatkan pada pembentukan kader ‘Aisyiyah sebagai pemantau jentik di setiap rumah tangga. Melalui program ini, para kader didorong untuk aktif memantau lingkungan sekitar dan melakukan pencegahan DBD secara mandiri.

Narasumber kegiatan, Resti Widiawati, AM.Keb, menegaskan bahwa keluarga memiliki peran penting dalam memutus rantai penyebaran penyakit.

“Keterlibatan seluruh anggota keluarga dalam memantau jentik nyamuk di rumah menjadi kunci utama keberhasilan pencegahan DBD sejak dini,” katanya.

Kegiatan ini melibatkan tim dosen UMTAS, yaitu Hana Ariyani, S.Kep. Ners, M.Kep, Dr. Sunanih M.Pd, dan Yana Mulyana, M.Kom, serta mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Keperawatan, yakni Zidan Riski Restu Wijaya, Helma Lia, dan Asti Octaviani.

Pelaksanaan program meliputi edukasi kesehatan lingkungan, pelatihan kader jumantik, hingga pendampingan masyarakat dalam melakukan pemantauan jentik secara mandiri. Kegiatan juga didukung oleh Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya yang turut memberikan materi terkait pengendalian penyakit berbasis vektor.

Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Tasikmalaya, Dr. Sunanih M.Pd, menyampaikan bahwa program ini selaras dengan Gerakan ‘Aisyiyah Sehat (GRASS) yang menekankan pemberdayaan keluarga dan komunitas.

“Program ini menjadi bagian dari komitmen ‘Aisyiyah dalam mendorong masyarakat agar lebih mandiri menjaga kesehatan lingkungan melalui gerakan berbasis keluarga,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, dr. H. Asep Hendra Hendriana M.M, memberikan apresiasi terhadap inisiatif yang dilakukan UMTAS dan ‘Aisyiyah.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena sejalan dengan program GERMAS dalam pengendalian penyakit berbasis vektor, terutama DBD yang masih menjadi perhatian di masyarakat,” jelasnya.

Melalui program GRASS berbasis WhatsApp Group ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat. Pendekatan kolaboratif antara akademisi, organisasi masyarakat, dan pemerintah ini juga diharapkan dapat diterapkan di wilayah lain sebagai strategi berkelanjutan dalam menekan angka kasus DBD di Kota Tasikmalaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *