Warga Parungponteng Tasikmalaya Meninggal Akibat Gantung Diri, Diduga Depresi karena Penyakit Stroke

INILAHTASIK.COM | Seorang pria bernama Yanto (36) warga Kampung Derah, Desa Karyabakti, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di rumahnya pada Minggu, 28 September 2025, sekitar pukul 12.10 WIB.

Korban pertama kali ditemukan oleh tetangganya, Nurhasanah, yang melihat tubuh Yanto tergantung di tiang penyangga bangunan rumahnya. 

Nurhasanah yang melihat korban tergantung, seketika menjerit histeris dan memberitahu warga lainnya, yang kemudian melaporkannya kepada petugas Polsek Parungponteng.

Tim medis yang dipimpin oleh dr. Dini Rahmawati melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban dan menyatakan bahwa Yanto meninggal akibat gantung diri. Tidak ditemukan luka lain yang mencurigakan pada tubuh korban.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis pada tubuh korban menggantung dengan posisi kepala menunduk, tubuh korban sudah kaku, bibir membiru, terdapat luka lecet pada leher yang diakibatkan jeratan kain samping. Namun tidak di temukan luka lain yang mencurigakan,” jelas Kasatreskrim Polres Tasikmalaya, AKP Ridwan Budiarta, kepada wartawan, Minggu 28 September 2025.

Dugaan sementara korban nekat melakukan gantung diri karena depresi akibat penyakit stroke yang dideritanya selama ini. 

“Berdasarkan keterangan dari orang tuanya, korban ini sudah lama menderita penyakit stroke, bahkan akibat penyakitnya tersebut, bicaranya pun menjadi tida normal,” kata Ridwan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *