Dua Pemotor Nyaris Tewas Tertimpa Pohon Kelapa Tumbang di Tasikmalaya

Petugas Kepolisian Polsek Salopa bersama warga saat mengevakuasi pohon kelapa tumang yang menutup badan jalan. Rabu (20/05/2026).

INILAHTASIK.COM | Dua pengendara sepeda motor mengalami luka serius setelah tertimpa pohon kelapa yang tumbang di Jalan Raya Salopa, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu pagi, 20 Mei 2026. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB di Kampung Cigedang, Desa Salopa, Kecamatan Salopa.

Korban diketahui pasangan suami istri, yakni Ohan Burhanudin dan Siti Sopiah, warga Dusun Citengah, Kabupaten Ciamis. Keduanya nyaris kehilangan nyawa setelah pohon kelapa tiba-tiba roboh saat mereka melintas menggunakan sepeda motor.

Kapolsek Salopa, AKP Kadarusman menjelaskan, insiden bermula ketika korban melaju di jalur Salopa dari arah Tasikmalaya. Saat melintas di lokasi kejadian, pohon kelapa yang berada di pinggir jalan mendadak tumbang ke badan jalan.

“Korban sedang melintas menggunakan sepeda motor, tiba-tiba pohon kelapa roboh dan langsung menimpa pengendara,” ujarnya.

Benturan keras membuat kedua korban terjatuh dan tertutup batang serta dedaunan pohon kelapa. Warga yang melihat kejadian itu langsung berusaha memberikan pertolongan sambil meminta bantuan petugas kepolisian.

Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena posisi korban tertindih tumpukan daun dan buah kelapa.

“Petugas harus sangat hati-hati saat melakukan evakuasi karena korban berada di bawah tumpukan pohon dan dedaunan. Kami khawatir ada luka yang semakin parah jika penanganannya terburu-buru,” jelasnya.

Selama proses evakuasi berlangsung, arus lalu lintas dari dua arah sempat mengalami kemacetan lantaran batang pohon menutup hampir seluruh badan jalan.

Setelah berhasil dievakuasi, kedua korban yang sempat tidak sadarkan diri langsung dibawa ke Puskesmas Salopa untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, keduanya mengalami luka cukup serius, termasuk patah tulang pada bagian kaki.

Kapolsek menambahkan, hasil pemeriksaan di lokasi menunjukkan pohon kelapa setinggi sekitar delapan meter itu tumbang akibat kondisi batang bagian bawah yang sudah lapuk dan keropos.

“Ini murni kecelakaan. Pohon tumbang karena kondisinya sudah rapuh, tidak ada unsur kesengajaan,” tegasnya.

Petugas kepolisian bersama warga kemudian melakukan pembersihan material pohon agar arus lalu lintas di jalur Salopa kembali normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *