Isi Pertalite, Motor Suzuki Thunder Terbakar di Area SPBU Karangnunggal

Dua unit kendaraan roda dua yang hangus terbakar diangkut petugas Polsek Karangnunggal untuk penyelidikan lebih lanjut, guna memastikan penyebab kebakaran. Selasa (19/05/2026).

INILAHTASIK.COM | Kebakaran sempat terjadi di area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa 19 Mei 2026. Peristiwa tersebut sempat menggegerkan warga setelah video kejadian beredar luas di media sosial.

Dalam rekaman video berdurasi singkat itu, terlihat kobaran api muncul di sudut area SPBU. Sejumlah petugas SPBU tampak berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), sementara suara warga yang merekam terdengar panik menyaksikan kejadian tersebut.

Kapolsek Karangnunggal, AKP Jajat Hidayat membenarkan adanya insiden kebakaran di SPBU yang berada di jalur utama Karangnunggal tersebut.

“Betul, kejadian terjadi hari ini sekitar pukul 13.40 WIB di area SPBU Karangnunggal,” ujar Jajat saat dikonfirmasi.

Menurutnya, api bukan berasal dari tangki pengisian BBM, melainkan dari sepeda motor yang sedang melakukan pengisian bahan bakar jenis Pertalite.

“Awalnya ada percikan api dari bagian busi motor Suzuki Thunder saat sedang mengisi bensin. Percikan itu kemudian memicu api hingga membakar kendaraan,” katanya.

Petugas SPBU yang melihat kobaran api langsung bergerak cepat mendorong sepeda motor tersebut menjauh dari titik pengisian guna mencegah kebakaran lebih besar. Namun saat didorong, motor terjatuh di dekat dua kendaraan lain yang sedang terparkir sehingga api merembet dan membakar ketiganya.

Akibat kejadian tersebut, tiga unit sepeda motor mengalami kerusakan dengan kondisi berbeda. Satu unit Suzuki Thunder milik Hj Neni Srimulyani warga Kota Tasikmalaya hangus terbakar. Kemudian Yamaha Mio Soul milik Jaenudin, warga Kecamatan Bantarkalong, juga mengalami kerusakan parah akibat terbakar. Sementara satu unit Honda Beat milik Dean Nugraha, warga Karangnunggal, hanya mengalami kerusakan pada bagian jok.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Api berhasil dipadamkan kurang dari satu jam setelah kejadian berkat kesigapan petugas SPBU dan warga sekitar.

Pasca kejadian, operasional SPBU untuk sementara dihentikan demi alasan keamanan dan proses pemeriksaan lebih lanjut.

“Untuk sementara operasional SPBU kami hentikan terlebih dahulu sampai situasi dinyatakan aman,” tegas Jajat.

Pihak kepolisian masih melakukan pendataan dan penyelidikan terkait insiden tersebut guna memastikan penyebab pasti kebakaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *