INILAHTASIK.COM | Audisi dan Seleksi Gita Bahana Nusantara (GBN) Tingkat Kota Tasikmalaya digelar di Aula Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, Pariwisata Kota Tasikmalaya pada Rabu 24 Juni 2026.
Sedikitnya ada 80 peserta yang terdiri dari pelajar SMA dan mahasiswa mengikuti kegiatan tersebut. GBN merupakan kegiatan rutin tahunan untuk menyeleksi peserta dalam pembentukan tim Paduan Suara yang akan tampil pada Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara.
Prosesnya dilakukan secara berjenjang, dari mulai seleksi tingkat Kota/Kabupaten, Provinsi hingga Nasional. Dalam ketentuannya, setiap daerah mengirimkan empat orang peserta hasil seleksi untuk suara Sopran, Alto, Tenor dan Bas. Demikian ungkap Kepala Bidang Pariwisata pada Disporabudpar Kota Tasikmalaya, Dewi Noviyanti, saat dikonfirmasi di sela acara.
Ia menuturkan, para peserta yang mengikuti audisi dan seleksi GBN merupakan perwakilan dari sekolah negeri maupun swasta yang ada di Kota Tasikmalaya. Dewi berharap seleksi GBN berdampak positif yang salah satunya terhadap Calendar Of Event in Tasikmalaya (COET).
“Jadi kalau terus berlanjut, seleksi ini nantinya juga bisa menarik wisatawan yang ingin melihat. Kemudian ke depan mudah-mudahan bisa difasilitasi untuk fair-fair yang ada di sekolah maupun universitas, karena sebetulnya banyak pelajar-pelajar di Kota Tasik yang punya bakat. Tinggal diasah, digali dan dibina. Mudah-mudahan prestasi mereka semakin menonjol,” ujar Dewi.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Kepler Sianturi yang juga sebagai salah satu Juri dalam ajang ini menegaskan bahwa kegiatan audisi dan seleksi GBN sangat penting dilakukan demi mengangkat wajah dan marwah Lembaga sekaligus Pemerintah Kota Tasikmalaya di mata nasional.
“Ini sama halnya sama Paskibraka. Nanti peserta ini akan mengikuti seleksi dari daerah sampai tingkat nasional untuk bisa tampil di Istana Negara pada peringatan HUT RI. Kalau tidak ada perwakilan, ya kita malu. Oleh sebab itu, seleksi ini harus kita lakukan,” tegas Kepler.
Sebagai wakil rakyat, Kepler merasa peduli dan terdorong untuk melahirkan perwakilan tim Paduan Suara Nasional dari Kota Tasikmalaya, sehingga mengalokasikan dana Pokok Pikiran (Pokir) untuk pelaksanaan kegiatan seleksi GBN ini.
“Disamping materi suara dan teknik vokal, paling utama peserta harus bisa membaca not balok. Kemudian nanti kita juga bakal melaksanakan pembinaan bagi para pserta yang lolos sebelum mereka diseleksi di tingkat Provinsi,” tandasnya.
Untuk diketahui, nama-nama Juri dari Syimponi dalam Audisi dan Seleksi Gita Bahana Nusantara Tahun 2026 ini terdiri dari:
- Kepler Sianturi, MA.
- Ibu Mega Fitri Qolbiyyah, S.Pd.
- Ibu Eva Revina, S.Sos.
- Ibu Nia Daniati, S.Sos.











