INILAHTASIK.COM | Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kabupaten Tasikmalaya memberikan penghormatan khusus kepada dua tokoh yang dinilai memiliki jasa besar dalam perjalanan organisasi HMI di wilayah Sukapura.
Penghargaan tersebut diberikan kepada almarhum Aceng Muksin sebagai founding father atau pendiri HMI Komisariat Cipasung, serta almarhum Asep Badruzaman yang mendapat penghormatan sebagai Candradimuka Kader Utama.
Penyerahan penghargaan berlangsung dalam pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) III MD KAHMI Kabupaten Tasikmalaya di Gedung Pendopo Baru Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (18/10/2026).
Presidium MD KAHMI Kabupaten Tasikmalaya yang juga Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al-Ayubi, menyerahkan penghargaan tersebut kepada perwakilan keluarga kedua tokoh.
Ketua Organizing Committee (OC) Musda III MD KAHMI Kabupaten Tasikmalaya, Edi Bukhori, mengatakan penghargaan itu merupakan bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pendahulu yang telah meletakkan dasar gerakan intelektual dan keislaman di Kabupaten Tasikmalaya.
Menurutnya, kontribusi para tokoh tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perjalanan sejarah HMI, tetapi juga meninggalkan pengaruh terhadap lahirnya kader-kader yang kemudian berkiprah di berbagai bidang kehidupan.
“Jejak langkah Kang Aceng Muksin dan Kang Asep Badruzaman bukan sekadar catatan sejarah, melainkan fondasi kokoh yang memungkinkan KAHMI Kabupaten Tasikmalaya hari ini terus berdiri tegak dan memberi manfaat bagi umat dan bangsa,” tegas Edi.
Ia menjelaskan, perjuangan Aceng Muksin pada masa awal perintisan HMI Komisariat Cipasung turut membangun ruang pembinaan bagi mahasiswa untuk mengembangkan karakter, intelektualitas, serta semangat pengabdian.
Dari proses kaderisasi tersebut, lahir generasi yang kemudian mengambil peran di sektor keagamaan, pendidikan, pemerintahan, hingga perekonomian daerah.
Rasa haru atas penghormatan tersebut disampaikan Burhanudin Muslim, S.H, putra almarhum Aceng Muksin yang hadir mewakili keluarga besar.
Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran HMI dan KAHMI Kabupaten Tasikmalaya yang dinilainya tetap menjaga ingatan terhadap perjuangan serta pengabdian sang ayah.
“Terima kasih sebesar-besarnya kepada keluarga besar HMI dan KAHMI Kabupaten Tasikmalaya atas penghargaan, penghormatan, serta doa yang telah diberikan kepada almarhum ayahanda kami,” ujar Burhanudin, Senin 19 Oktober 2026.
Ia juga mengapresiasi upaya organisasi dalam merawat sejarah dan menjadikan pengabdian almarhum sebagai bagian penting dari perjalanan HMI dan KAHMI di Kabupaten Tasikmalaya.
“Terima kasih telah merawat ingatan tentang beliau dan menjadikan pengabdian almarhum sebagai bagian dari sejarah dan perjalanan organisasi yang beliau cintai,” lanjutnya.
Pemberian penghargaan kepada dua tokoh tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian Musda III MD KAHMI Kabupaten Tasikmalaya. Forum ini tidak hanya menjadi ruang untuk menentukan arah organisasi ke depan, tetapi juga momentum mempererat konsolidasi para alumni HMI.
Melalui Musda tersebut, KAHMI diharapkan terus memperkuat peran intelektual dan kontribusi nyata dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat, sekaligus mendukung pembangunan daerah dan penguatan kehidupan keumatan di Kabupaten Tasikmalaya.











