Komisi II DPRD Tekankan Estika di HZ Mustofa Jangan Tereduksi

Kalau pun mau mengakomodir PKL harus bernilai, value untuk datangkan kunjungan bukan membuat kesan kumuh kembali

Komisi II DPRD Tekankan Estika di HZ Mustofa Jangan Tereduksi

KOTA TASIK INILAHTASIK.COM | Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya menekankan agar estetika yang sudah terwujud di jalur HZ Mustofa, bisa dipertahankan, bahkan ditambah, jangan sampai tereduksi dengan wacana penempatan PKL melalui booth pedagang. 

Hal itu ditegaskan Ketua Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya Andi Warsandi usai kunjungan langsung ke jalur HZ dan rapat kerja dengan dinas terkait.

"Publik sudah merasakan perubahan, kalau pun mau mengakomodir PKL harus bernilai, value untuk datangkan kunjungan bukan membuat kesan kumuh kembali," tuturnya, Senin 3 Oktober 2022.

Menurutnya, meski secara konsep gambaran dinas terkait tata penempatan PKL sudah baik, namun ekses yang ditimbulkan nantinya harus terukur dan tereduksi. Mengingat kondisi HZ Mustofa dengan wajah baru saat ini sudah mendapat respon positif dari masyarakat.

Pihaknya menekankan untuk segera disusun regulasi pengaturan PKL, matangkan konsolidasi data dari beberapa versi yang ada, terutama dengan himpunan, hal itu guna meminimalisir ekses yang timbul saat penerapannya nanti.

Sementara itu, Kepala Dinas KUMKM Perindag Kota Tasikmalaya, Apep Yosa Firmansyah mengatakan, nantinya akan ada sekitar 48 booth portable container yang diperuntukan bagi PKL di HZ Mustofa, bersumber dari dana CSR BJB. 

"Nantinya kita terima jadi, sudah usulkan konsep penataan di kawasan pusat perekonomian tersebut, disamping kita siapkan aturan main dalam aktivitas pedagangnya nanti," kata Apep.