Ratusan Warga Hadiri Reses H. Yadi Mulyadi di Ponpes At-Taufiq Al-Islamy, Dibalut Kegiatan Sosial Ramadan

INILAHTASIK.COM | Suasana pagi yang cerah di bulan suci Ramadan menyinari halaman Masjid Jamiul Hamdi di lingkungan Pondok Pesantren At-Taufiq Al-Islamy, Sabtu 7 Maret 2026.

Sejak pagi, ratusan warga mulai berdatangan dari berbagai penjuru untuk menghadiri kegiatan reses anggota DPRD Kota Tasikmalaya.

Para peserta tampak berjalan tertib memasuki aula masjid yang menjadi lokasi kegiatan. Mayoritas yang hadir didominasi oleh kaum ibu yang datang dengan penuh antusiasme.

Mereka hadir bukan hanya untuk menyampaikan aspirasi, tetapi juga untuk menuntut ilmu sekaligus menjalin silaturahmi dalam suasana Ramadan yang penuh keberkahan.

Kegiatan tersebut merupakan agenda reses anggota DPRD Kota Tasikmalaya dari Fraksi PKS, Yadi Mulyadi, yang digelar di lingkungan Pondok Pesantren At-Taufiq Al-Islamy.

Berbeda dari pelaksanaan reses pada umumnya, kegiatan kali ini dikemas dengan nuansa sosial dan keagamaan. Selain menyerap aspirasi warga, acara juga diisi dengan kegiatan berbagi keberkahan di bulan suci Ramadan.

Dalam paparannya di hadapan warga, Yadi Mulyadi menyampaikan sejumlah program usulan masyarakat yang telah masuk dalam perencanaan pembangunan daerah.

Ia menjelaskan bahwa beberapa program yang diusulkan warga direncanakan akan direalisasikan pada tahun anggaran 2026 hingga 2027.

“Melalui kegiatan reses ini, kami menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Beberapa usulan pembangunan dari warga sudah masuk dalam perencanaan dan insya Allah akan direalisasikan pada 2026 hingga 2027,” ujar Yadi.

Menurutnya, kegiatan reses merupakan momen penting bagi wakil rakyat untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya.

Selain pemaparan program pembangunan, kegiatan tersebut juga diisi dengan tausiah keagamaan yang disampaikan pimpinan pesantren, Ridho Alghifari.

Dalam ceramahnya, ia mengingatkan para jamaah bahwa setiap amal ibadah yang dilakukan manusia sejatinya merupakan bentuk “transaksi” dengan Allah SWT untuk meraih pahala dan surga.

“Segala ibadah yang kita lakukan adalah sebuah transaksi untuk mendapatkan surganya Allah. Sementara apa yang telah Allah berikan kepada kita hanyalah titipan yang suatu saat akan diambil kembali oleh Yang Maha Memiliki,” ujar Ridho dalam tausiah tersebut.

Kegiatan reses yang dipadukan dengan pengajian Ramadan ini berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Selain menjadi wadah menyampaikan aspirasi pembangunan, acara ini juga mempererat silaturahmi antara wakil rakyat, tokoh agama, dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *